Ikuti Kami :

Disarankan:

Mengenal Si Bison, Sapi Kurban 1,15 Ton Milik Presiden Prabowo Asal Panjalu Ciamis

Kamis, 14 Mei 2026 | 18:13 WIB
Mengenal Si Bison, Sapi Kurban 1,15 Ton Milik Presiden Prabowo Asal Panjalu Ciamis
Mengenal Si Bison, Sapi Kurban 1,15 Ton Milik Presiden Prabowo Asal Panjalu Ciamis. Foto: Febrian Libelvalen.

Seekor sapi kurban milik Presiden RI Prabowo Subianto asal Kabupaten Ciamis mendadak menjadi pusat perhatian publik menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Sapi berukuran jumbo yang diberi nama “Si Bison” tersebut memiliki bobot fantastis yang diprediksi mencapai 1,15 ton pada hari penyembelihan nanti.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Seekor sapi kurban milik Presiden RI Prabowo Subianto asal Kabupaten Ciamis mendadak menjadi pusat perhatian publik menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Sapi berukuran jumbo yang diberi nama “Si Bison” tersebut memiliki bobot fantastis yang diprediksi mencapai 1,15 ton pada hari penyembelihan nanti.

Sapi jenis Simmental silang Limousin ini berasal dari peternakan milik H. Endang Sulaiman, atau yang akrab disapa A Rapik, berlokasi di Desa Kertamandala, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis. Terpilihnya sapi dari kandang lokal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Ciamis.

“Alhamdulillah, Pak Presiden bisa membeli dari peternak lokal di kandang saya. Kebetulan yang dipilih juga sapi terbaik dan terbesar yang ada di kandang saat ini,” ujar Endang saat ditemui di lokasi peternakannya, Kamis (14/5/2026).

Endang berharap, momentum ini dapat memotivasi para peternak lain di Kabupaten Ciamis untuk terus meningkatkan kualitas hewan ternak mereka.

“Mudah-mudahan ini jadi motivasi juga untuk peternak lain di Ciamis. Siapa tahu ke depan ada lagi sapi dari peternak lain yang dipilih untuk kebutuhan Presiden,” tambahnya.

Menyandang status sebagai sapi Presiden, “Si Bison” mendapatkan perlakuan yang sangat istimewa. Sapi berusia hampir 4,5 tahun ini dipantau secara ketat oleh dua orang pekerja khusus yang bertugas menjaga pola makan hingga kesehatan setiap harinya.

“Perawatannya memang khusus. Yang menangani ada dua orang dan tidak dicampur dengan perawatan sapi yang lain. Ada orang-orang yang memang fokus mengurus sapi ini, dari pola makan sampai kesehatannya diperhatikan betul,” tutur Endang.

Untuk menjaga pertumbuhannya tetap maksimal, Si Bison diberi pakan rutin dua kali sehari, yakni pada pukul 08.00 WIB dan 15.00 WIB. Menu pakannya terdiri dari campuran ampas jerami, konsentrat, hingga singkong. Nama "Si Bison" sendiri dipilih karena postur tubuhnya yang sangat besar, panjang, dan terlihat jauh lebih menonjol dibandingkan sapi-sapi lainnya.

Selain kesuksesan Si Bison menembus kriteria hewan kurban Presiden, Endang mengaku permintaan sapi kurban tahun ini secara umum mengalami kenaikan signifikan. Hal ini didorong oleh kondisi kesehatan ternak yang stabil tanpa gangguan penyakit PMK maupun LSD.

“Alhamdulillah tahun ini meningkat. Tahun kemarin sekitar 120 ekor, sekarang hampir 180 ekor sapi terpesan, termasuk sapi Presiden,” jelasnya.

Di peternakan A Rapik, harga sapi kurban dipatok bervariasi mulai dari Rp21 juta hingga yang termahal mencapai Rp145 juta per ekor, tergantung pada ukuran dan bobot hewan tersebut.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement