Ikuti Kami :

Disarankan:

Para Korban Penyiraman Air Keras Jalani Perawatan di IGD RSUD Dokter Soekardjo: Wajah Melepuh dan Trauma

Senin, 04 Mei 2026 | 21:55 WIB
Watermark
Para Korban Penyiraman Air Keras Jalani Perawatan di IGD RSUD Dokter Soekardjo: Wajah Melepuh dan Trauma. Foto: Denden.

Rintihan menahan perih tak henti terdengar dari ruang tindakan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, Senin (4/5/2026) malam. Sebanyak enam pegawai gudang konveksi di Manonjaya kini harus berjuang melawan luka bakar serius akibat serangan membabi buta menggunakan air keras.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Rintihan menahan perih tak henti terdengar dari ruang tindakan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, Senin (4/5/2026) malam. Sebanyak enam pegawai gudang konveksi di Manonjaya kini harus berjuang melawan luka bakar serius akibat serangan membabi buta menggunakan air keras.

Pantauan di lokasi, tim medis tampak sibuk melakukan penindakan darurat terhadap para korban. Luka bakar kimia terlihat mengerikan di sekujur tubuh mereka; mulai dari wajah, leher, badan, tangan, hingga kaki dengan kondisi kulit yang sudah melepuh dan terkelupas.

Derita paling nampak terlihat pada para korban yang mengalami luka di area wajah. Mereka terlihat terus mengipasi wajah dengan tangan, berusaha meredakan rasa panas yang membakar akibat paparan cairan kimia berbahaya tersebut. Proses pembersihan luka oleh tim medis pun tak jarang memicu erangan kesakitan yang memilukan.

Di antara para korban, terlihat seorang wanita muda bernama Wina (21). Kondisinya nampak lemas dan trauma mendalam. Kabel infus telah terpasang di tubuhnya seiring dengan penanganan intensif yang diberikan tim medis untuk menstabilkan kondisinya.

Berdasarkan pendataan petugas medis, dari enam korban yang dirawat di RSUD ini, terdapat lima orang laki-laki dan satu perempuan. Tingkat luka bakar yang mereka alami bervariasi, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga beberapa korban laki-laki dengan luka bakar parah di area wajah.

Kapolsek Manonjaya, AKP Soni Alamsyah, membeberkan kondisi para korban saat meninjau langsung ke IGD RSUD dr. Soekardjo.

“Korbannya ada 6 orang yang dibawa ke RSUD ini, satu perempuan dan lima laki-laki. Semuanya mengalami luka bakar, ada yang ringan dan sedang. Bagian mukanya ada, leher ada, dan tangan ada,” jelas AKP Soni.

Tragisnya, menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, para korban ini sebenarnya tidak tahu apa-apa dan tengah fokus bekerja di dalam gudang konveksi. Mereka menjadi korban serangan mendadak oleh seorang kurir yang diduga memiliki masalah pribadi dengan pemilik gudang, bukan dengan para korban secara langsung.

Sementara itu, proses evakuasi dan penanganan medis terus berjalan. Selain enam korban di RSUD, dilaporkan satu korban lainnya dievakuasi ke puskesmas terdekat, sehingga total korban serangan air keras ini berjumlah tujuh orang. Penyelidikan lebih lanjut atas kasus penyerangan brutal ini kini ditangani sepenuhnya oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement