Ikuti Kami :

Disarankan:

Tiga Hari Tidak Keluar Rumah, Pensiunan BUMN di Cibeureum Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Kursi Tamu

Rabu, 06 Mei 2026 | 10:44 WIB
Watermark
Tiga Hari Tidak Keluar Rumah, Pensiunan BUMN di Cibeureum Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Kursi Tamu. Foto: NewsTasikmalaya.com

Warga Kampung Gunung Muncang, Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat lansia di dalam rumahnya, Rabu (6/5/2026) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Warga Kampung Gunung Muncang, Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat lansia di dalam rumahnya, Rabu (6/5/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Rahmat Komara (60), seorang pensiunan yang selama ini tinggal seorang diri. Kejadian tersebut kali pertama diketahui warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Petugas dari Polres Tasikmalaya Kota yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi duduk di kursi tamu di dalam rumahnya. Kondisi tersebut sempat membuat warga sekitar terkejut dan menduga adanya hal yang tidak wajar.

Pamapta III Polres Tasikmalaya Kota, Rifanto Zaki, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

"Benar, kami menerima laporan adanya orang meninggal. Kami bersama Polsek Cibeureum dan Unit Inafis langsung mendatangi lokaso kejadian," ujarnya.

Setelah dilakukan penanganan di lokasi, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soekardjo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes. Selain itu, korban juga tinggal seorang diri, sementara keempat anaknya berada di luar kota.

"Sengaja melihat karena penasaran sudah tiga malam lampu gak nyala. Maksudnya mau diketok, khawatirnya sakit. Pas dilihat dari kaca, innalillahi. Pensiunan BUMN, anaknya empat kerja di luar kota," ujar Ketua RW 09 Gunung Muncang, Idar Sudarman. 

Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

Meski demikian, polisi tetap melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement