TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto meresmikan hasil pembangunan berupa jembatan penghubung di Kampung Panampikan, Desa Bugel, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (5/5/2026).
Pembangunan jembatan yang berlangsung sejak pertengahan April 2026 ini sekaligus dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Peresmian jembatan penghubung ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ciawi, dan Pemerintah Desa Bugel.
"Hari ini, saya bersama Forkopimcam Ciawi dan Pemerintahan Desa Bugel meresmikan pembangunan jembatan yang menghubungkan dua ke-RT-an. Kegiatan ini tentunya bagian dari instruksi dan arahan pimpinan kami untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar AKBP Andi Purwanto kepada NewsTasikmalaya.com di lokasi.
"Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara. Alhamdulillah jembatannya sudah jadi mudah-mudahan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Desa Bugel," sambung Kapolres.
Jembatan ini sudah cukup lama terputus karena bencana alam berupa longsor. Jembatan ini merupakan akses satu-satunya aktivitas warga seperti anak sekolah dan jalur perekonomian warga menjual hasil tani.
"Keberadaan jembatan ini sangat bagi masyarakat karena satu-satunya akses antara dua ke-RT-an karena itu sudah putus gak ada jalur lagi, cuma itu. Ini untuk akses anak-anak sekolah, jalan usaha tani," ucap Kades Bugel, Ruhimat.

Dikatakan Ruhimat, sedikitnya ada sekitar 80 kepala keluarga (KK) yang memanfaatkan keberadaan jembatan ini. Saat ini, akses jalan terbilang lebih baik dari sebelumnya.
"Memang akses jalan saat ini sudah lebih baik dan saya mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya Polres Tasikmalaya Kota sudah membangun jembatan penghubung dua RT ini. Pemanfaat jalan ini 80 KK," kata Ruhimat.
Kehadiran kepolisian di tengah-tengah masyarakat sangat dirasakan oleh warga Desa Bugel. Mereka mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Polres Tasikmalaya Kota yang telah membantu membangun kembali jembatan yang putus, sehingga bisa kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Saya atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tasikmalaya Kota yang telah membangun jembatan ini yang merupakan akses jalan anak-anak sekolah dan usaha tani seperti mengangkut hasil bumi," ujar salah seorang warga, Juhari.
Dengan telah diresmikannya jembatan tersebut, Polres Tasikmalaya Kota berharap aktivitas warga bisa kembali normal. Anak-anak bisa dengan tenang pergi sekolah dan warga bisa menjual hasil pertaniannya tanpa khawatir karena jembatan sebelumnya dibuat dari bambu dan licin.