BPBD Kota Banjar Layani Distribusi Air Bersih ke 16 Titik Terdampak Kekeringan, Pengajuan Melalui Desa dan Kelurahan
BPBD Kota Banjar terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Disarankan:
Pemerintah Kota Banjar menyatakan komitmen penuh dalam menyukseskan Program Prioritas Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP). Hal tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Banjar, Ir. Sudarsono, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran pejabat daerah pada Senin (29/12/2025).
BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota Banjar menyatakan komitmen penuh dalam menyukseskan Program Prioritas Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP). Hal tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Banjar, Ir. Sudarsono, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran pejabat daerah pada Senin (29/12/2025).
Wali Kota menyampaikan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut nyata dari instruksi pusat guna memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kota Banjar.
“Sesuai instruksi Presiden dan arahan Menko Pangan serta Gubernur Jabar, Pemkot Banjar memfasilitasi, mendukung, dan mengawasi pelaksanaan program MBG dan KMP. Dukungan ini mencakup aspek kebersihan, kesehatan, ekonomi, hingga infrastruktur melalui dinas terkait,” ujar Sudarsono.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Banjar menetapkan beberapa poin utama untuk mempercepat implementasi program di lapangan, di antaranya:
* Pembangunan Infrastruktur Ekonomi: Mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh wilayah Kota Banjar sebagai mitra strategis dapur pelayanan gizi.
* Pemberdayaan Lokal: Memprioritaskan UMKM dan petani lokal sebagai pemasok utama bahan baku untuk program MBG guna memutar roda ekonomi daerah.
* Standarisasi Gizi & Kesehatan: Menjamin standar gizi sesuai Perpres No. 115/2025 bagi sasaran prioritas, yakni anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.
* Sertifikasi Higiene: Melakukan percepatan pemberian Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di setiap Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG).
Sudarsono menekankan bahwa keberhasilan program ini akan memberikan dampak berantai (multiplier effect) yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Banjar. Ia optimistis integrasi antara pasokan rantai ekonomi lokal dengan program pusat akan menciptakan kemandirian pangan di tingkat daerah.
“Program ini bukan hanya soal gizi, tapi juga soal berputarnya ekonomi lokal. Dengan melibatkan UMKM dan petani, manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Banjar berharap angka kecukupan gizi masyarakat dapat terpenuhi secara merata sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kota Banjar.
BPBD Kota Banjar terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Dua kebakaran terjadi di Kota Banjar dalam waktu kurang dari satu jam pada Senin (10/8/2026).
Polres Banjar menggelar apel kesiapsiagaan Karhutla dengan melibatkan 250 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, Polhut, dan instansi terkait lainnya.