Ikuti Kami :

Disarankan:

Edukasi Bahaya Kebakaran Sejak Dini, Damkar Banjarsari Terima Kunjungan Siswa RA Mathla'ul Khoir Al Istiqomah

Kamis, 23 April 2026 | 12:56 WIB
Edukasi Bahaya Kebakaran Sejak Dini, Damkar Banjarsari Terima Kunjungan Siswa RA Mathla'ul Khoir Al Istiqomah
Edukasi Bahaya Kebakaran Sejak Dini, Damkar Banjarsari Terima Kunjungan Siswa RA Mathla'ul Khoir Al Istiqomah.

Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari menerima kunjungan dari siswa RA Mathla'ul Khoir Al Istiqomah, pada Kamis (23/4/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari menerima kunjungan dari siswa RA Mathla'ul Khoir Al Istiqomah, pada Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran tentang bahaya kebakaran dan langkah pencegahannya sejak usia dini. Kunjungan yang berlangsung di Damkar Pos WMK Banjarsari ini diikuti oleh 28 murid dan 5 guru pendamping.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi seputar pencegahan kebakaran, pengenalan bahaya kebakaran, hingga edukasi mengenai langkah awal penanganan saat terjadi kebakaran.

Petugas juga mengenalkan berbagai alat pemadam kebakaran yang biasa digunakan dalam operasi lapangan. Anak-anak tampak antusias saat melihat langsung peralatan dan kendaraan operasional milik petugas.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan edukasi kebakaran sejak dini penting untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan anak-anak.

“Edukasi seperti ini sangat penting agar anak-anak mengenal bahaya kebakaran sejak dini serta mengetahui langkah dasar yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat,” ujar Budi Rahmat.

Menurutnya, metode penyampaian materi dibuat interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak.

“Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung pemadaman api agar mereka memiliki pengalaman nyata dan lebih mudah mengingat materi yang disampaikan,” katanya.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik pemadaman api. Dengan pendampingan petugas, anak-anak mencoba memadamkan api menggunakan peralatan.

Selain itu, kegiatan ditutup dengan foto bersama antara siswa, guru, dan petugas sebagai bentuk dokumentasi.

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan oleh petugas Pos WMK Banjarsari, yakni Bintang, Rizki, Anto, Icep, dan Gilang dengan menggunakan 1 unit kendaraan pancar bernomor polisi Z 8163 T.

Budi berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap pentingnya pencegahan kebakaran.

“Harapan kami, edukasi ini bisa menjadi bekal bagi anak-anak untuk lebih waspada dan berani melapor kepada orang dewasa atau petugas ketika melihat potensi kebakaran,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement