Ikuti Kami :

Disarankan:

Gunakan Teknik Vertical, Ratusan Relawan Tasik Caving Community Bersihkan Kubah Masjid Agung

Minggu, 12 April 2026 | 11:49 WIB
Gunakan Teknik Vertical, Ratusan Relawan Tasik Caving Community Bersihkan Kubah Masjid Agung
Gunakan Teknik Vertical, Ratusan Relawan Tasik Caving Community Bersihkan Kubah Masjid Agung.

Ratusan relawan dari berbagai komunitas yang dipelopori oleh Tasik Caving Community (TCC) menggelar aksi bakti sosial bertajuk Clean Up Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Minggu (12/4/2026) pagi. Uniknya, pembersihan ikon kota ini dilakukan dengan menggunakan teknik vertical atau akses tali (rope access).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Ratusan relawan dari berbagai komunitas yang dipelopori oleh Tasik Caving Community (TCC) menggelar aksi bakti sosial bertajuk Clean Up Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Minggu (12/4/2026) pagi. Uniknya, pembersihan ikon kota ini dilakukan dengan menggunakan teknik vertical atau akses tali (rope access).

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas komunitas, mulai dari organisasi pecinta alam hingga penggiat lingkungan se-Kota Tasikmalaya. Tercatat sedikitnya 250 peserta terjun langsung membersihkan seluruh area masjid, mulai dari area kubah yang sulit dijangkau hingga fasilitas ibadah lainnya.

Ketua Pelaksana, Nisan Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, melainkan sarana edukasi mengenai standar keselamatan kerja di ketinggian.

"Kami ingin memberikan pemahaman kepada pengurus masjid dan masyarakat bahwa pekerjaan di ketinggian memerlukan standar keselamatan khusus agar dapat dilakukan secara aman dan profesional," ujar Nisan di sela-sela kegiatan.

Dalam aksi tersebut, para ahli teknik vertical menunjukkan cara membersihkan kubah masjid dengan peralatan standar keselamatan. Sementara itu, peserta lainnya menyisir area pelataran, toilet, dan ruang utama masjid dengan membawa perlengkapan mandiri seperti masker, sarung tangan, dan sapu.

Safety Officer kegiatan sekaligus pendiri Asosiasi Rope Access Indonesia (ARAI) Nasional, Eris Krismayanto, menegaskan pentingnya kampanye keselamatan kerja (safety) bagi para pegiat olahraga luar ruang maupun pelaku jasa konstruksi.

"Di sini kita saling berbagi pengetahuan. Edukasi tentang keselamatan kerja di ketinggian harus terus digaungkan agar setiap aktivitas, baik itu olahraga maupun pemeliharaan bangunan, dilakukan dengan tanggung jawab dan aman," tegas Eris.

Koordinator World Cleanup Day Tasikmalaya, Teguh Gusmatara, didampingi Sekjen TCC Bambang Fitrah Rajil Falah, menyebut kolaborasi ini sebagai contoh nyata sinergi masyarakat dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

Aksi ini pun mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya, KH. Muhammad Aminudin Bustomi. Menurutnya, inisiatif TCC dan komunitas lainnya memberikan manfaat ganda bagi pihak masjid.

"Kami sangat berterima kasih. Selain masjid menjadi bersih dan nyaman untuk beribadah, kami juga mendapatkan edukasi yang sangat bermanfaat mengenai teknis pembersihan di area tinggi yang selama ini sulit kami jangkau sendiri," kata KH. Muhammad Aminudin.

Pihak DKM berharap gerakan inspiratif ini dapat terus berlanjut dan menjangkau fasilitas publik lainnya, sekaligus memperkuat solidaritas sosial antar-komunitas di Kota Tasikmalaya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement