Ikuti Kami :

Disarankan:

Kapal Nelayan Baru Kasih Terbalik di Perairan Indramayu, Satu ABK Masih Dicari Tim SAR Gabungan

Jumat, 23 Januari 2026 | 16:34 WIB
Kapal Nelayan Baru Kasih Terbalik di Perairan Indramayu, Satu ABK Masih Dicari Tim SAR Gabungan
Kapal Nelayan Baru Kasih Terbalik di Perairan Indramayu, Satu ABK Masih Dicari Tim SAR Gabungan. Foto: Humas Kantor SAR Bandung

Sebuah kapal nelayan bernama Baru Kasih GT 2 dilaporkan terbalik akibat diterjang ombak besar saat cuaca buruk melanda perairan Indramayu, Jumat (23/01/2026) sekira pukul 10.00 WIB.

INDRAMAYU, NewsTasikmalaya.com – Sebuah kapal nelayan bernama Baru Kasih GT 2 dilaporkan terbalik akibat diterjang ombak besar saat cuaca buruk melanda perairan Indramayu, Jumat (23/01/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Insiden tersebut terjadi di sekitar perairan Muara Kali Kamal, Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan informasi yang diterima, kapal nelayan tersebut tengah dalam perjalanan pulang setelah melaut. Namun nahas, kapal terhempas gelombang tinggi hingga menyebabkan kapal terbalik dan tiga awak kapal terjatuh ke laut.

Dari tiga awak kapal yang berada di atas kapal, dua orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju tepi pantai. Sementara satu awak kapal lainnya hingga kini masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, pihaknya langsung merespons laporan kejadian dengan mengerahkan tim penyelamat dari Pos SAR Cirebon.

“Setelah kami melakukan koordinasi dengan Satpol PP Kecamatan Juntinyuat dan memastikan kejadian tersebut valid, kami langsung mengirimkan tim rescue beserta alut dan peralatan SAR untuk melaksanakan operasi pencarian,” ujar Ade Dian Permana dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/1/2026).

Adapun dua korban selamat diketahui bernama Carsidi Bin Rasma (30) dan Endi Bin Kodir (28). Keduanya segera dievakuasi ke RSUD Krangkeng untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, satu korban lainnya yang masih dalam pencarian diketahui bernama Kartono (42). Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir perairan sekitar lokasi kejadian, dibantu unsur terkait dan nelayan setempat.

Pihak SAR mengimbau para nelayan agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem serta selalu memperhatikan faktor keselamatan sebelum melaut, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement