Gerak Cepat Damkar Banjarsari Tangani Tumpahan Solar, Cegah Risiko Kecelakaan di Jalur Banjar–Pangandaran
Respons cepat ditunjukkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari dalam menangani tumpahan solar di jalur Banjar–Pangandaran.
Disarankan:
Kepolisian Resor (Polres) Ciamis menggelar panen raya jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Kamis (8/1/2026), dan terhubung secara virtual dengan jajaran kepolisian di seluruh Indonesia.
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Kepolisian Resor (Polres) Ciamis menggelar panen raya jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Kamis (8/1/2026), dan terhubung secara virtual dengan jajaran kepolisian di seluruh Indonesia.
Panen raya ini dilaksanakan serentak melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Di tingkat daerah, kegiatan dipimpin Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, serta dihadiri Wakapolres Ciamis, pejabat utama Polres, Dandim 0613 Ciamis, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Bulog Cabang Ciamis, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis, serta tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa panen raya jagung menjadi langkah strategis Polri dalam mendukung agenda nasional swasembada pangan.
“Kegiatan panen raya ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ia menambahkan, setelah capaian positif swasembada beras, pemerintah kini mendorong penguatan produksi jagung sebagai komoditas strategis nasional. Polri berperan sebagai mitra strategis masyarakat dalam mengoptimalkan sektor pertanian, khususnya melalui pemanfaatan lahan produktif.
Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder di Desa Sukamulya beserta perangkat desa dan pihak terkait yang telah bersama-sama menyukseskan program ketahanan pangan Polres Ciamis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, komoditas jagung menjadi salah satu program prioritas Polri karena memiliki manfaat yang luas, mulai dari kebutuhan pangan hingga pakan ternak.
Selain itu, program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pemanfaatan lahan darat atau lahan tidur agar menjadi lahan produktif yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
“Kebutuhan jagung di Kabupaten Ciamis cukup besar, terutama untuk pakan ayam pedaging. Pemanfaatan lahan tidur ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Hidayatullah.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala DPKP Ciamis, Ape Ruswandana. Ia mengaku terbantu dengan keterlibatan Polres Ciamis dalam program budidaya jagung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Ciamis yang telah membantu dan menyukseskan tugas kami dalam membudidayakan jagung. Harapannya program ini bisa berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Ape, langkah Polres Ciamis menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan program prioritas Presiden RI terkait swasembada pangan.
“Ke depan, kami berharap sinergitas antara DPKP dan Polres Ciamis semakin erat,” katanya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan panen jagung secara simbolis di lahan seluas 1,5 hektare di Desa Sukamulya. Dari lahan tersebut, diperoleh hasil panen sekitar 5 ton jagung, yang diharapkan menjadi awal keberlanjutan program ketahanan pangan di Kabupaten Ciamis.
Respons cepat ditunjukkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari dalam menangani tumpahan solar di jalur Banjar–Pangandaran.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pertanian 2026 yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Senin (20/4/2026).
Satuan Samapta Polres Ciamis mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menggelar patroli dini hari pada Minggu (19/4/2026). Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menekan maraknya aksi balap liar yang meresahkan warga dalam beberapa waktu terakhir.