Jadwal Sholat Hari Ini di Kabupaten Ciamis, Sabtu 18 April 2026
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong transformasi pertanian menuju sistem organik melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) demplot budidaya padi organik yang digelar di Balai Warga Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Rabu (19/11/2025). Program ini melibatkan Kelompok Tani Mekar 4 Desa Cijulang.
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong transformasi pertanian menuju sistem organik melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) demplot budidaya padi organik yang digelar di Balai Warga Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Rabu (19/11/2025). Program ini melibatkan Kelompok Tani Mekar 4 Desa Cijulang.
Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Dani Dayawiguna, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis Ape Ruswandana, Kepala Desa Cijulang Endang Hidayat, tokoh masyarakat, serta anggota Kelompok Tani Mekar 4.
Kabid Tanaman Pangan Jabar, Dani Dayawiguna, menegaskan bahwa pertanian organik kini menjadi arah kebijakan strategis pemerintah. Ia mengingatkan bahwa kualitas tanah di berbagai sentra produksi nasional mengalami penurunan akibat rendahnya kandungan bahan organik.
“Ini Bimtek Padi Organik karena arah kebijakan kita ke depan fokus pada pertanian organik. Banyak lahan di sentra produksi nasional sudah tidak sehat dan kandungan bahan organiknya menurun. Maka perlu upaya mengembalikan kesehatan tanah,” ujarnya.
Menurut Dani, produktivitas padi Jawa Barat mengalami kenaikan berdasarkan data BPS, salah satunya berkat penerapan sistem organik oleh kelompok tani. Di Ciamis, empat kelompok tani dari tiga kecamatan telah mengantongi sertifikat organik, termasuk Kelompok Tani Mekar 4.
Program ini merupakan implementasi Perda Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pertanian Organik Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Ape Ruswanda, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperluas penerapan pertanian organik.
“Pertanian organik bukan hanya tren, tapi kebutuhan. Tanah kita harus dipulihkan agar produktivitas bisa meningkat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa antusiasme petani di Ciamis cukup tinggi. “Dengan bimtek seperti ini, wawasan petani bertambah. Ini penting agar penerapan organik tidak hanya uji coba, tapi menjadi budaya bertani di Ciamis,” jelasnya.
Sesi materi disampaikan Founder Lumbung Bumi Nusantara, Ahmad Syawaludin, yang mengusung konsep Industrialisasi Desa Mandiri (Idem) sebagai strategi memperkuat kelembagaan petani.
Menurutnya, desa memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri pupuk, benih, pestisida organik, hingga industri beras lokal.
“Kalau industri pupuk, benih, pestisida organik, hingga industri beras dibangun di tingkat desa, uang yang biasanya keluar bisa berputar di desa. Ini yang akan meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.
Ahmad juga menyoroti melimpahnya bahan baku pupuk organik dari limbah rumah tangga dan industri kecil.
“Air cucian beras, limbah tahu-tempe, air cucian ikan, hingga limbah kertas punya nutrisi baik bagi tanah. Jika dimanfaatkan, selain mengurangi sampah juga mampu menyuburkan dan menggemburkan lahan,” tambahnya.
Melalui bimtek ini, pemerintah berharap pengembangan pertanian organik di Ciamis semakin masif dan menjadi model bagi desa lain di Jawa Barat. Selain memulihkan kesehatan tanah, penguatan kelembagaan dan industrialisasi desa diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat kemandirian ekonomi lokal.
Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif antara narasumber, perangkat desa, dan anggota Kelompok Tani Mekar 4 untuk membahas penerapan teknis di lapangan.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Pemerintah Kabupaten Ciamis resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat. Kebijakan ini mulai diterapkan perdana pada 17 April 2026 dan berlaku di seluruh perangkat daerah, termasuk Sekretariat Daerah (Setda) Ciamis.
Kepolisian Resor (Polres) Ciamis menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan bagi anggota berprestasi, berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Ciamis, Rabu (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kedisiplinan, profesionalisme, serta kinerja personel di lingkungan Polri.