Ikuti Kami :

Disarankan:

Polisi Sterilkan TKP Dugaan Penculikan Tukang Bakso di Cieunteung Tasikmalaya, Pelaku Dalam Pengejaran

Minggu, 19 April 2026 | 22:11 WIB
Watermark
Polisi Sterilkan TKP Dugaan Penculikan Tukang Bakso di Cieunteung Tasikmalaya, Pelaku Dalam Pengejaran. Foto: Kristian.

Aparat kepolisian dari Polsek Cihideung, Satuan Samapta, dan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat mengamankan lokasi dugaan penganiayaan dan penculikan pedagang Bakso Solo "Mas Suparno" di Jalan Cieunteung, Kelurahan Cilembang, Kota Tasikmalaya, Minggu (19/4/2026) malam.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Aparat kepolisian dari Polsek Cihideung, Satuan Samapta, dan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat mengamankan lokasi dugaan penganiayaan dan penculikan pedagang Bakso Solo "Mas Suparno" di Jalan Cieunteung, Kelurahan Cilembang, Kota Tasikmalaya, Minggu (19/4/2026) malam.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan personel kepolisian melakukan sterilisasi area warung bakso nomor 30 tersebut guna mengantisipasi kerumunan warga yang memadati TKP. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan menggali keterangan dari sejumlah saksi kunci, termasuk keluarga korban yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Begitu menerima laporan warga, tim gabungan Polres Tasikmalaya Kota segera tiba untuk meredam situasi di lokasi yang sempat memanas akibat aksi main hakim sendiri oleh sekelompok remaja.

 * Pengamanan Area: Polisi memasang garis pengaman untuk menjaga keutuhan bukti-bukti di gerobak bakso tempat korban dianiaya.

 *Identifikasi Saksi: Istri korban, Winarti, telah dimintai keterangan awal terkait kronologi perselisihan yang berujung pada penjemputan paksa sang suami.

 * Penyisiran Jalur: Tim Satreskrim tengah mengidentifikasi arah pelarian para pelaku yang menggunakan empat unit sepeda motor.

Pihak kepolisian memberikan atensi serius pada kasus ini mengingat adanya unsur kekerasan terhadap korban, Sutarno (48), di depan anak-anaknya yang masih di bawah umur. Berdasarkan keterangan saksi, korban dibawa paksa dalam kondisi lemas setelah mengalami kekerasan fisik.

Hingga saat ini, petugas di lapangan masih bekerja ekstra keras melacak keberadaan korban dan keponakannya yang turut dibawa kabur oleh para pelaku. Kepolisian mengimbau warga untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.

"Petugas masih melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku dan berupaya maksimal untuk menemukan keberadaan korban secepatnya," tegas personel di lokasi kejadian.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement