Ikuti Kami :

Disarankan:

14 Kejadian di Tahun 2025, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pengguna Jalan Tertib di Perlintasan Sebidang

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:13 WIB
14 Kejadian di Tahun 2025, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pengguna Jalan Tertib di Perlintasan Sebidang
14 Kejadian di Tahun 2025, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pengguna Jalan Tertib di Perlintasan Sebidang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk senantiasa tertib berlalu lintas, khususnya saat melintasi perlintasan sebidang kereta api.

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk senantiasa tertib berlalu lintas, khususnya saat melintasi perlintasan sebidang kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama antara operator, pemerintah, dan masyarakat.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 14 kejadian temperan di perlintasan sebidang wilayah Daop 2 Bandung. Dari jumlah tersebut, 11 kejadian melibatkan kendaraan roda dua dan tiga kejadian melibatkan kendaraan roda empat.

"Akibat kejadian tersebut, tercatat jumlah korban sebanyak 13 orang, dengan rincian 5 orang mengalami luka ringan, 3 orang luka berat, dan 5 orang meninggal," kata Kuswardojo, Kamis (22/1/2026) malam.

Menurut Kuswardojo, KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai upaya preventif untuk meningkatkan keselamatan perjalanan, di antaranya melalui sosialisasi keselamatan secara langsung kepada masyarakat, sosialisasi di perlintasan sebidang, penutupan perlintasan sebidang tidak terjaga, serta penyebaran edukasi keselamatan melalui berbagai media.

Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan upaya tersebut sangat bergantung pada kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, terutama saat melintasi perlintasan sebidang kereta api.

Kuswardojo mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api, tidak menerobos palang pintu, serta tidak mengabaikan sinyal peringatan yang ada.

"Berhenti sejenak sebelum melintasi bukanlah kerugian, melainkan langkah nyata sederhana. Dengan sinergi seluruh pihak, kami berharap keselamatan di perlintadan sebidang terus meningkat demi terwujudnya perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan lancar," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement