Ikuti Kami :

Disarankan:

25 Penyusup Termasuk Pelajar Diamankan Polisi saat Aksi Damai Ojol di Tasikmalaya, Ada yang Bawa Miras

Senin, 01 September 2025 | 15:15 WIB
Watermark
25 Penyusup Termasuk Pelajar Diamankan Polisi saat Aksi Damai Ojol di Tasikmalaya, Ada yang Bawa Miras. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Sebanyak 25 orang yang mayoritas masih berstatus pelajar SMP dan SMA diamankan Polres Tasikmalaya Kota. Mereka diduga mencoba menyusup dalam iring-iringan aksi damai ojek online (ojol) di Mapolres Tasikmalaya Kota, Senin (1/9/2025) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebanyak 25 orang yang mayoritas masih berstatus pelajar SMP dan SMA diamankan Polres Tasikmalaya Kota. Mereka diduga mencoba menyusup dalam iring-iringan aksi damai ojek online (ojol) di Mapolres Tasikmalaya Kota, Senin (1/9/2025) siang.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi usai massa ojol diterima Forkopimda di Mapolres. Kemudian, massa yang diduga dari kelompok anarkis iru mencoba melakukan aksi pembakaran ban.

"Saat iringinan-iringan aksi ojol, setelah bubaran dari Polres Tasikmalaya Kota diterima Forkopimda plus, di iring-iringan itu ada penyusup, tiba-tiba mencoba melakukan aksi pembakaran ban di depan Gedung DPRD," ungkap Faruk.

Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan berkat kesigapan anggota Paguyuban Online Bersatu (POB) Priangan Timur bersama aparat kepolisian. Polisi kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan mendapati sejumlah anak-anak berusia sekolah yang tidak berasal dari daerah setempat.

"Terkait adanya pelajar SMP, kami akan dalami, yang pasti itu usia sekolah, sekarang sedang kami dalami, dan ada beberapa anak-anak sekitar 25 orang anak-anak yang sekarang kita periksa intensif," jelasnya.

Saat diperiksa, kata Kapolres, di ponselnya ada grup platform media tertentu berisi ajakan untuk melakukan aksi anarkisme dan perusakan. Selain itu, barang bukti yang diamankan ada miras jenis ciu, beberapa bilah bambu dan sepeda motor berknalpot bising.

Faruk menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga keamanan Kota Tasikmalaya bersama TNI dan unsur Forkopimda.

"Mohon doanya semoga Tasikmalaya aman kondusif. Kami berkomitmen, dengan TNI dan Forkopimda akan menjaga kondusivitas dan keamanan kota Tasik," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif mencegah potensi gangguan keamanan.

"Dan kami berharap masyarakat juga membantu tugas kami dengan cara mengaktifkan mungkin pos kamling, kemudian dengan cara memberikan imbauan-imbauan kepada keluarga, supaya tidak terprovokasi, untuk ikut ke dalam aksi anarkisme dan menjurus ke kriminal," tambah Faruk.

Selain itu, Polres Tasikmalaya Kota juga menerapkan penyekatan di sejumlah titik perbatasan sebagai langkah antisipasi.

"Memang benar, hari ini kami ada beberapa titik lokasi penyekatan, mudah-mudahan nanti bisa menjaga kondusivitas," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement