Ikuti Kami :

Disarankan:

Akses Terputus, Jembatan Cikaleho Mulai Dipasang Bailey dan Ditargetkan Berfungsi dalam Sepekan

Rabu, 26 November 2025 | 09:56 WIB
Watermark
Akses Terputus, Jembatan Cikaleho Mulai Dipasang Bailey dan Ditargetkan Berfungsi dalam Sepekan. Foto: Febrian L.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani kerusakan Jembatan Cikaleho di Ruas Jalan Nasional KM Bandung 133+30, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani kerusakan Jembatan Cikaleho di Ruas Jalan Nasional KM Bandung 133+30, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

Jembatan vital penghubung Ciamis–Cirebon itu tak bisa dilalui sejak Minggu (23/11/2025) malam setelah mengalami kerusakan parah.

Penanggung Jawab Ruas Jalan Nasional PPK 3.4 Jawa Barat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta–Jawa Barat, Rico Triana, memastikan penanganan darurat langsung dilakukan agar akses transportasi tidak lumpuh terlalu lama.

“Untuk mengembalikan fungsi sementara supaya bisa dilalui, kami sedang memasang jembatan Bailey. Insyaallah akan siap beroperasi kurang lebih 7 hari ke depan,” kata Rico, Rabu (26/11/2025).

Ia menjelaskan, pemasangan jembatan Bailey membutuhkan waktu sekitar satu pekan. Setelah itu, jalur dapat kembali dilintasi kendaraan secara terbatas sambil menunggu perbaikan permanen.

“Untuk penanganan permanennya saat ini sudah masuk tahap desain dan kemungkinan akan dikerjakan pada tahun 2026,” ujarnya.

Selama proses pemasangan jembatan darurat, seluruh kendaraan dari arah Ciamis dialihkan untuk menghindari area pekerjaan. Mobil kecil diarahkan sejak 200 meter sebelum jembatan menuju perempatan terdekat.

“Kalau dari Ciamis untuk mobil kecil tadi kurang lebih dari lokasi sekitar 200 meter sudah dialihkan, nanti di depan ada perempatan dan keluarnya dari situ,” jelas Rico.

Sementara kendaraan besar dialihkan ke jalur alternatif melalui Tasikmalaya atau Kota Banjar.

“Ini jembatan Bailey kapasitasnya 20 ton sampai kendaraan 3/4. Kalau tronton kami arahkan lewat jalan alternatif,” tambahnya.

Rico menegaskan pemasangan jembatan Bailey menjadi solusi tercepat untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat putusnya jalur nasional tersebut. Ruas ini merupakan jalur penting penghubung antar wilayah dijalur selatan.

"Harapan kami, dalam waktu dekat bisa dilalui kembali sehingga tidak menghambat mobilitas warga maupun kendaraan pengangkut logistik,"ungkapnya.

Ia juga mengimbau pengguna jalan mematuhi rambu serta rekayasa lalu lintas yang diterapkan petugas.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement