Ikuti Kami :

Disarankan:

Alhamdulillah, Kakek yang Sempat Telantar di Perlintasan Rel Kereta Api Kembali ke Keluarga

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:05 WIB
Alhamdulillah, Kakek yang Sempat Telantar di Perlintasan Rel Kereta Api Kembali ke Keluarga
Alhamdulillah, Kakek yang Sempat Telantar di Perlintasan Rel Kereta Api Kembali ke Keluarga.

Seorang kakek yang sebelumnya ditemukan telantar dan nyaris tertemper kereta api di perlintasan rel Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, akhirnya kembali ke keluarganya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Seorang kakek yang sebelumnya ditemukan telantar dan nyaris tertemper kereta api di perlintasan rel Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, akhirnya kembali ke keluarganya.

Kakek tersebut diketahui bernama Ato Sutarno, warga Lewosari, Kecamatan Bungursari. Ia dijemput oleh pihak keluarga ke Mapolsek Tawang, Polres Tasikmalaya Kota, pada Sabtu (24/1/2026) malam.

"Iya betul udah ada yang jemput ke Mapolsek oleh anak kedua nya," kata Bhabinkamtibmas Tawangsari, Aipda Gian Fajar.

Menurut Gian, pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada warga, petugas penjaga pintu rel kereta api, serta pihak kepolisian yang telah membantu menyelamatkan dan mengamankan ayah mereka.

"Beliau mengucapkan terima kasih ke semua nya," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan anaknya, Ato Sutarno diketahui memang sering keluar rumah seorang diri. Kondisi tersebut dipengaruhi faktor usia dan kesehatan mental.

"Kata anaknya memang sering keluar, dan memang sudah pikun, usianya sudah 82 tahun," pungkas Gian.

Sebelumnya diberitakan, seorang kakek tanpa identitas ditemukan telantar di wilayah Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (24/1/2026) malam. Kakek tersebut diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan berada di tengah perlintasan rel kereta api. Saat itu, yang bersangkutan diamankan di Mapolsek Tawang, Polres Tasikmalaya Kota.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Farhan (18). Ia menemukan kakek tersebut berada di tengah rel kereta api 351 Lengkongsari saat hendak pulang ke rumah yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.

"Di tengah rel dulu, sudah di tengah rel ku aku dibawa ke bawah sebelum kereta lewat. Sesudah ada kereta, bapak-bapak itu langsung sapu-sapu di masjid," kata Farhan.

Farhan menduga kakek tersebut dalam kondisi linglung. Pasalnya, setelah diamankan ke tempat yang lebih aman, kakek itu terus menanyakan becak dan tidak mampu memberikan identitas diri dengan jelas.

"Terus nanyain becak, saya tanya orang mana, bapak itu jawab orang lewo, langsung disebarin ke medsos oleh bapak-bapak di sini," ungkapnya.

Melihat kondisi yang membahayakan keselamatan, Farhan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas penjaga pintu rel kereta api.

"Kereta datang dari arah stasiun. Saya langsung ke pintu rel ngabarin ke petugas. Sesudah abang jaga rel nya turun, terus ngontek polsek," jelasnya.

Farhan juga mengaku telah melihat kakek tersebut berada di sekitar lokasi sejak pukul 19.00 WIB. Ia menduga kakek itu sebelumnya diturunkan oleh seseorang yang mengendarai sepeda motor.

"Kejadiannya tadi jam 21.30 WIB. Saya sudah lihat kakek itu jam 7 malam, dan kelihatan ada yang buang dari motor digeser sama abang-abang, langsung ditinggalin," ujarnya.

Menindaklanjuti laporan warga, petugas penjaga rel kereta api bersama anggota Polsek Tawang segera mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan kakek tersebut ke Mapolsek Tawang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement