TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Apel Pasukan Pengamanan Malam Idulfitri 1447 Hijriah di Taman Kota Tasikmalaya, Jumat (20/3/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Viman Alfarizi Ramadhan sebagai bentuk kesiapan menjaga keamanan dan ketertiban saat malam takbiran.
Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan bahwa momentum akhir Ramadan menjadi waktu penting untuk menjaga suasana tetap kondusif, terlebih menjelang malam takbir yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.
Ia mengajak seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI-Polri, Satpol PP, hingga tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.
“Di malam takbiran ini, mari kita jaga agar tetap menjadi malam yang religius, penuh ibadah, dan tidak diwarnai hal-hal yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya pengamanan di berbagai titik strategis, seperti pusat keramaian, jalur protokol, serta kawasan permukiman warga. Hal ini mengingat banyaknya warga yang mudik maupun datang ke Kota Tasikmalaya.
Selain itu, aparat diminta meningkatkan pengawasan di tingkat kelurahan dan kecamatan, termasuk menjaga rumah-rumah warga yang ditinggalkan mudik agar tetap aman.
“Kita harus hadir memberikan rasa aman, baik bagi warga yang mudik maupun yang datang ke Kota Tasikmalaya,” tambahnya.
Dalam pengamanan malam takbir, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga akan memberlakukan pengaturan aktivitas di kawasan pusat kota, termasuk area car free day yang dipantau sejak magrib hingga malam hari.
Tak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan pada titik-titik rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas, seperti akses masuk kota hingga jalur utama dalam kota.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengungkapkan bahwa pihaknya bersama aparat telah mengamankan ribuan botol minuman keras dari berbagai operasi penyakit masyarakat (pekat).
“Kurang lebih ada 4.408 botol miras yang berhasil diamankan. Ini merupakan bentuk komitmen kita dalam menjaga Kota Tasikmalaya tetap religius sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing dari potensi gangguan keamanan.
“Mari kita jadikan Idulfitri tahun ini sebagai momentum memperkuat kebersamaan, toleransi, dan menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai kota yang aman, nyaman, dan harmonis,” pungkasnya.