Ikuti Kami :

Disarankan:

Banjir Rendam Sejumlah Titik di Kota Tasikmalaya, Rumah hingga Sawah Terdampak

Senin, 29 September 2025 | 22:49 WIB
Watermark
Banjir Rendam Sejumlah Titik di Kota Tasikmalaya, Rumah hingga Sawah Terdampak. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Tasikmalaya sejak Senin (29/9/2025) sore hingga malam menyebabkan banjir di sejumlah titik. Rumah warga, kontrakan, sawah hingga kolam ikan terendam dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Tasikmalaya sejak Senin (29/9/2025) sore hingga malam menyebabkan banjir di sejumlah titik. Rumah warga, kontrakan, sawah hingga kolam ikan terendam dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Banjir pertama terpantau di Jalan Aboh, Kampung Babakan Hanjuang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari. Sejumlah rumah, kolam ikan, dan area persawahan di lokasi tersebut tak luput dari genangan. Sementara itu, di Jalan Ampera RT 001 RW 003, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, lima rumah kontrakan yang berada dekat aliran Sungai Cimulu juga terendam air setinggi 50 sentimeter.

Koordinator URC BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman, mengatakan pihaknya langsung turun melakukan penanganan darurat di lokasi banjir.

“Kami telah melakukan assessment dan penanganan darurat terkait dampak cuaca ekstrem yang terjadi hari ini,” ujar Harisman di Kampung Hanjuang, Senin malam.

Selain merendam rumah warga, hujan deras juga mengakibatkan satu rumah roboh hingga menimpa dua orang penghuni. BPBD bersama tim gabungan langsung melakukan evakuasi ke lokasi tersebut. 

“Kami juga menyiapkan pompa untuk penyedotan air di Kampung Hanjuang agar tidak kembali masuk ke pemukiman,” jelas Harisman.

Menurutnya, banjir juga terjadi di beberapa ruas jalan utama, di antaranya Jalan R.E. Martadinata, Cipari, Jalan Letnan Harun, dan Jalan Cempaka Laksana. Meski demikian, penyebab pasti banjir masih dalam kajian bersama Dinas PUTR. 

“Kemungkinan besar debit air yang tinggi akibat hujan deras menyebabkan luapan sungai masuk ke sawah dan pemukiman. Selain itu ada beberapa drainase yang tersumbat sampah,” tambahnya.

Ketua RW 03 Jalan Ampera, Jaenal Koswara, menyebutkan banjir di wilayahnya dipicu luapan Sungai Cimulu. Kondisi sungai yang dangkal dan sempit membuat aliran air meluap ke permukiman.

“Yang paling parah ada lima rumah kontrakan di dekat sungai. Air masuk sampai 50 sentimeter, walaupun sekarang sudah mulai surut. Kami berharap pemerintah melakukan pengerukan sungai agar kapasitasnya meningkat,” ujar Jaenal.

Sementara itu, warga Jalan Aboh Kampung Hanjuang, Rizal Jalaludin, mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

“Ini baru pertama kali sebesar ini. Setelah hujan deras, kolam langsung meluap dan air naik ke jalan. Dalam waktu sekitar 15 menit sudah meluap dan masuk ke tiga rumah,” ungkap Rizal.

Hingga malam, petugas BPBD masih siaga di lokasi terdampak untuk mengantisipasi banjir susulan apabila hujan kembali turun.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement