Ikuti Kami :

Disarankan:

Baru 444 Calon Jemaah Haji Kota Tasikmalaya Lakukan Pelunasan, Kemenhaj Imbau Tidak Menunda

Selasa, 09 Desember 2025 | 18:27 WIB
Baru 444 Calon Jemaah Haji Kota Tasikmalaya Lakukan Pelunasan, Kemenhaj Imbau Tidak Menunda
Baru 444 Calon Jemaah Haji Kota Tasikmalaya Lakukan Pelunasan, Kemenhaj Imbau Tidak Menunda. Foto: Tian K.

Kuota haji Kota Tasikmalaya untuk pemberangkatan tahun 2026 mencapai 1.319 orang. Namun hingga awal Desember ini, baru 444 calon jemaah yang menyelesaikan proses pelunasan biaya perjalanan ibadah haji.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kuota haji Kota Tasikmalaya untuk pemberangkatan tahun 2026 mencapai 1.319 orang. Namun hingga awal Desember ini, baru 444 calon jemaah yang menyelesaikan proses pelunasan biaya perjalanan ibadah haji.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Tasikmalaya, Husna Mustofa, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengimbau calon jemaah untuk segera melakukan pelunasan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Per hari ini, tercatat baru 444 calon jemaah yang sudah melunasi biaya haji. Pelunasan tahap pertama telah dibuka sejak November dan akan ditutup pada 23 Desember 2025,” ujar Husna saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/12/2025) siang.

Husna menuturkan bahwa proses istithaah atau pemeriksaan kesehatan menjadi fokus utama. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk mempercepat pelayanan pemeriksaan serta memberikan edukasi mengenai pentingnya kondisi fisik yang prima sebelum keberangkatan.

Ia meminta calon jemaah untuk tidak menunggu mendekati batas akhir agar proses tidak menumpuk pada hari-hari terakhir.

“Target kami, keberangkatan haji tahun depan dapat mencapai 80 persen kuota, atau sekitar 900 sampai 1.000 jemaah,” jelasnya.

Apabila kuota Kota Tasikmalaya tidak terpenuhi hingga batas waktu, sisa slot akan dialihkan kepada jemaah dari antrean berikutnya berdasarkan mekanisme kuota Provinsi Jawa Barat.

Husna juga menyampaikan bahwa opsi perpanjangan masa pelunasan tahap pertama masih terbuka, tergantung perkembangan jumlah jemaah yang sedang menyelesaikan pemeriksaan istithaah.

“Kita lihat situasinya. Jika diperlukan untuk memastikan kuota terisi optimal, perpanjangan bisa dipertimbangkan sesuai kebijakan pusat,” tegasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement