Ikuti Kami :

Disarankan:

Bikin Gak Nyaman, Tumpukan Sampah Kembali Meluber ke Jalan AH Witono Cikurubuk, DLH: Besok Diangkut!

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 17:45 WIB
Bikin Gak Nyaman, Tumpukan Sampah Kembali Meluber ke Jalan AH Witono Cikurubuk, DLH: Besok Diangkut!
Bikin Gak Nyaman, Tumpukan Sampah Kembali Meluber ke Jalan AH Witono Cikurubuk, DLH: Besok Diangkut!. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Tumpukan sampah kembali menghiasi kawasan Jalan AH Witono menuju Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/8/2028) sore. Sampah yang menumpuk sepanjang hampir 10 meter itu meluber hingga ke badan jalan, mengeluarkan aroma tidak sedap dan mengganggu pengguna jalan.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Tumpukan sampah kembali menghiasi kawasan Jalan AH Witono menuju Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/8/2028) sore. Sampah yang menumpuk sepanjang hampir 10 meter itu meluber hingga ke badan jalan, mengeluarkan aroma tidak sedap dan mengganggu pengguna jalan.

Pantauan di lokasi, sejumlah pengendara terlihat menutup hidung saat melintas karena bau yang menyengat.

Ahdani (29), warga yang kerap melintasi jalur tersebut, mengaku kondisi serupa bukan kali pertama terjadi.

“Udah sering ya, ketika melintas jalan kesini, dilihat-lihat numpuk terus, bikin gak nyaman,” ujarnya.

Ia juga menyinggung keberadaan armada pengangkut sampah baru yang dibeli Pemerintah Kota Tasikmalaya dari hasil pengalihan anggaran mobil dinas kepala daerah.

“Ada tiga unit yah yang baru, mudah-mudahan itu ke depan bisa lebih optimal. Dan mudah-mudahan juga oknum-oknum yang buang sampah ini bisa lebih sadar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Fery Arif Maulana, menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) liar.

“Besok akan diangkut. Itu TPS liar. Kita sudah berulang kali menutup, tapi tetap ada lagi. Bahkan sudah berkoordinasi dengan lurah setempat,” ucapnya.

Fery menegaskan, DLH rutin mengangkut sampah di lokasi itu sebanyak tiga kali dalam seminggu. Namun, sampah yang menumpuk bukan berasal dari warga sekitar, melainkan ulah pengendara yang hendak ke pasar.

“Karena memang sampah itu dihasilkan bukan dari warga sekitar, itu para pengendara yang mau ke pasar, main buang saja ke sana,” tegasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement