Ikuti Kami :

Disarankan:

Bocah Enam Tahun yang Hilang Misterius di Tasikmalaya Belum Ditemukan, Proses Pencarian Dilanjutkan Pagi

Sabtu, 03 Januari 2026 | 00:04 WIB
Watermark
Bocah Enam Tahun yang Hilang Misterius di Tasikmalaya Belum Ditemukan, Proses Pencarian Dilanjutkan Pagi. Foto: Tian K.

Petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang anak laki-laki bernama Zaidan (6) yang dilaporkan hilang usai membeli jajanan di sebuah warung di Kampung Cibaregbeg, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat (2/1/2026) petang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang anak laki-laki bernama Zaidan (6) yang dilaporkan hilang usai membeli jajanan di sebuah warung di Kampung Cibaregbeg, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat (2/1/2026) petang.

Pencarian dilakukan oleh petugas gabungan dari Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, Pamapta, Polsek Cihideung, BPBD Kota Tasikmalaya, PMI, TNI, unsur kecamatan, kelurahan, karang taruna, serta dibantu warga setempat. Hingga pukul 22.14 WIB, petugas menyusuri aliran selokan dan area sekitar lokasi kejadian.

Namun hingga pukul 23.00 WIB, anak warga Perum Tamanjaya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya tersebut belum berhasil ditemukan.

Kapolsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Rusdiyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan hilangnya seorang anak saat menemani ibunya yang tengah melakukan verifikasi bantuan sosial di Kantor Kelurahan Tugujaya sekira pukul 18.30 WIB.

Dijelaskan Rusdiyanto, saat menunggu ibunya melakukan verifikasi bansos, korban meminta izin untuk membeli jajanan dan diantar oleh kakaknya ke warung yang berjarak sekitar 20 meter dari kantor kelurahan.

"Ketika kakaknya melakukan pembayaran si anak ini pamit kepada kakaknya untuk menemui ibunya, tetapi ternyata tidak kedatangan si anak. Sehingga kita sampai saat ini masih melakukan pencarian mudah-mudahan ada petunjuk karena kita juga dibantu BPBD dan warga sekitar," kata Kompol Rusdiyanto kepada wartawan.

Ia menegaskan, hingga kini pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab hilangnya korban, apakah terbawa arus selokan atau karena faktor lainnya. Pasalnya, saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan deras hingga menyebabkan saluran air di sekitar warung meluap ke badan jalan.

"Anak tersebut sehari-harinya tidak sering ke sini sehingga yang bersangkutan itu tidak paham betul kondisi di sekitar lingkungan kelurahan Tugujaya," ucapnya.

Lebih lanjut, Rusdiyanto menyampaikan bahwa upaya pencarian dengan menyisir selokan telah dilakukan bersama BPBD hingga ke wilayah Tawang. Dari hasil pengecekan, seluruh pintu air diketahui dalam kondisi terbuka.

"Karena memang kondisi saluran air penuh, kalau seandainya pintu tertutup mengakibatkan luapan air di perkotaan.

Kita juga tadi sudah melakukan pengecekan CCTV, namun CCTV yang kita cek ternyata ada beberapa yang off. Posisi kameranya tidak ke jalan tapi ke halaman rumah, jadi kurang ada petunjuk dari CCTV," jelasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian memutuskan untuk menghentikan sementara proses pencarian dan akan melanjutkannya kembali pada Sabtu (3/1/2026) pagi.

"Besok dilanjut pukul 07.00 WIB," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement