Ikuti Kami :

Disarankan:

Bocah Hilang di Tasikmalaya Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cikalang, Terseret hingga 5 Kilometer

Minggu, 04 Januari 2026 | 13:39 WIB
Watermark
Bocah Hilang di Tasikmalaya Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cikalang, Terseret hingga 5 Kilometer. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K

Seorang bocah laki-laki bernama Zaidan (6) yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Seorang bocah laki-laki bernama Zaidan (6) yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan di Sungai Cikalang, tepatnya di **Kampung Cicurug Ojo, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, yang berbatasan dengan Kecamatan Cibeureum, pada Minggu (4/1/2026) pagi.

Setelah menerima laporan dari warga sekitar pukul 08.30 WIB, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Tasikmalaya, TNI-Polri, Tagana, PMI, Dinas Kesehatan, Karang Taruna, serta sejumlah relawan langsung mendatangi lokasi penemuan. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana (PK) BPBD Kota Tasikmalaya, H. Dudu, membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut merupakan bocah yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Kelurahan Tugujaya.

“Berdasarkan pengakuan orang tua korban serta hasil pemeriksaan, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah anak yang dilaporkan hilang di Tugujaya,” ujar Dudu saat ditemui di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya.

Ia menjelaskan, saat ditemukan, kondisi jenazah korban tersangkut di aliran sungai dengan tubuh terlilit kain dan karung. Lokasi penemuan berjarak sekitar lima kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Sejak menerima laporan anak hilang, BPBD bersama unsur terkait telah melakukan upaya pencarian intensif dengan menyisir aliran sungai dari lokasi kejadian hingga ke arah Bendungan Leuwikeris.

“Berdasarkan laporan di lapangan, korban ditemukan dengan kondisi tubuh terlilit karung. Jarak dari lokasi awal sekitar lima kilometer. Di jalur tersebut terdapat saluran sempit dan gorong-gorong, sehingga kemungkinan korban mengalami benturan,” jelasnya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap anak-anak di sekitar saluran air dan sungai, terutama saat musim hujan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement