Jadwal Sholat Hari Ini di Kota Banjar, Jumat 17 April 2026
Jadwal sholat hari ini di Kota Banjar dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Kepedulian sosial kembali datang dari pengusaha asal Bandung, Hartono Soekwanto, yang dikenal luas sebagai Bos Koi. Hatinya tergerak setelah melihat kondisi rumah milik Kar’an (64) dan Tati (61), pasangan lansia di Dusun Cibeureum, Desa Balokang, Kota Banjar, Jawa Barat, yang tinggal di gubuk reyot bersama keluarga besarnya.
BANJAR, NewsTasikmalaya.com — Kepedulian sosial kembali datang dari pengusaha asal Bandung, Hartono Soekwanto, yang dikenal luas sebagai Bos Koi. Hatinya tergerak setelah melihat kondisi rumah milik Kar’an (64) dan Tati (61), pasangan lansia di Dusun Cibeureum, Desa Balokang, Kota Banjar, Jawa Barat, yang tinggal di gubuk reyot bersama keluarga besarnya.
Rumah berdinding bilik bambu dan beratap bocor itu dihuni 11 jiwa, terdiri dari anak, menantu, dan cucu-cucu mereka. Hartono mengaku tidak kuasa menahan haru saat mengunjungi lokasi setelah membaca berita dan unggahan di media sosial tentang kondisi keluarga tersebut.
“Aduh bapak, ibu, saya khawatir melihat rumahnya. Izin saya bangunkan rumah ya. Untuk sementara tinggal dulu di kontrakan sampai rumahnya selesai dibangun,” ujar Hartono, Rabu (22/10/2025).
Tak hanya menjanjikan, Hartono juga langsung menyewakan kontrakan bagi keluarga Kar’an agar mereka dapat tinggal dengan aman selama proses pembangunan berlangsung.
“Saya hanya ingin menebar kebaikan. Semoga keluarga ini bisa hidup lebih layak, dan suatu hari nanti mereka pun bisa membantu orang lain,” tambahnya.
Keluarga Kar’an telah menempati gubuk sederhana itu selama lebih dari tiga tahun. Rumah tersebut berdiri di atas tanah milik orang lain dengan bahan seadanya dari kayu bekas dan bilik bambu.
Di dalam rumah sempit itu, tiga keluarga hidup berdempetan dan tidur di lantai tanah. Untuk makan sehari-hari, mereka sering kali hanya mengandalkan hasil pekarangan.
“Kadang kami cuma makan singkong. Kalau ada uang, baru beli beras. Kalau tidak ada, ya makan apa saja yang ada,” ujar Tati lirih.
Tati juga mengungkapkan rasa sedihnya melihat anak-anak dan cucunya tumbuh dalam kondisi serba kekurangan. Bantuan dari pemerintah sempat mereka terima, namun beberapa bulan terakhir sudah tidak lagi mendapatkan bantuan beras.
Kisah memilukan keluarga Kar’an turut mendapat perhatian dari organisasi sosial Jabar Bergerak Kota Banjar. Ketua Jabar Bergerak Kota Banjar, Ari Faturrohman, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi untuk membantu pembangunan rumah layak huni bagi keluarga tersebut.
“Kami fasilitasi melalui program rumah tidak layak huni. Baznas memberikan bantuan senilai Rp10 juta, sementara kekurangannya sekitar Rp25 juta dibantu oleh seorang dermawan, pengusaha asal Bandung,” jelas Ari.
Ia menambahkan, proses pembangunan akan segera dimulai di atas tanah milik Tati agar keluarga tersebut memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Bagi keluarga Kar’an, uluran tangan dari para dermawan ini menjadi anugerah besar di tengah keterbatasan hidup mereka.
Kini, mereka bisa menatap masa depan dengan harapan baru bahwa di tengah kerasnya kehidupan, masih banyak orang baik yang peduli.
Jadwal sholat hari ini di Kota Banjar dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kota Banjar dan sekitarnya.
Jadwal sholat hari ini di Kota Banjar dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.