TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan petir kembali menerjang Kota Tasikmalaya pada Sabtu (28/3/2026). Hingga pukul 19.37 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 24 kejadian bencana yang tersebar di berbagai wilayah kota.
Plt. Kalak BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi, melalui Koordinator Lapangan (Korlap) URC, Harisman, menyebutkan bahwa mayoritas kejadian didominasi oleh pohon tumbang akibat terpaan angin kencang.
“Berdasarkan data masuk, terdapat 16 titik pohon tumbang, enam titik atap rumah tersapu angin, satu titik benteng ambruk, dan satu titik TPT (Tembok Penahan Tanah) longsor,” ujar Harisman, Sabtu malam.
Salah satu dampak yang cukup menonjol adalah tumbangnya pohon besar yang menimpa dua unit mobil di Jalan Lukmanul Hakim, Kecamatan Cihideung. Untuk mengevakuasi material pohon besar tersebut, petugas harus mengerahkan alat berat dan kendaraan khusus.
“Evakuasi dilakukan menggunakan dua mobil rantis, yakni satu unit rescue dari Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota dan satu unit dari Dinas Perhubungan,” jelasnya.
Harisman menambahkan, proses evakuasi pohon yang menghimpit kedua mobil tersebut dinyatakan selesai pada pukul 19.30 WIB. Meski seluruh titik mulai tertangani, pihaknya memohon maaf kepada masyarakat jika terdapat keterlambatan respons di beberapa lokasi.
“Kami memohon maaf kepada warga jika penanganan mengalami keterlambatan. Hal ini dikarenakan titik kejadian yang sangat banyak dan berjauhan, sementara personel BPBD yang bersiaga saat ini berjumlah 20 orang,” pungkas Harisman.
BPBD Kota Tasikmalaya tetap mengimbau warga untuk waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.