Ikuti Kami :

Disarankan:

BREAKING NEWS: Dua Remaja Tewas dan Lima Dirawat Usai Pesta Miras Oplosan di Sukaresik Tasikmalaya

Senin, 24 November 2025 | 14:23 WIB
BREAKING NEWS: Dua Remaja Tewas dan Lima Dirawat Usai Pesta Miras Oplosan di Sukaresik Tasikmalaya
BREAKING NEWS: Dua Remaja Tewas dan Lima Dirawat Usai Pesta Miras Oplosan di Sukaresik Tasikmalaya. Foto: Denden.

Dua remaja berinisial I (16) dan IR (16) di Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan meninggal diduga akibat mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan yang diracik dari alkohol 70 persen dan minuman berenergi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Dua remaja berinisial I (16) dan IR (16) di Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan meninggal diduga akibat mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan yang diracik dari alkohol 70 persen dan minuman berenergi.

Peristiwa ini terungkap setelah Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah TKP bersama Tim Identifikasi Satreskrim, Senin (24/11/2025).

Kapolsek Sukaresik serta personel piket turut mendatangi lokasi kejadian di Kampung Babakan Awun, Desa Sukaratu, setelah menerima laporan dari aparatur setempat.

Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yayu Wahyudi, S.Pd., MH, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait tewasnya dua korban akibat minuman racikan.

“Satnarkoba telah mendapat laporan dari masyarakat tentang kejadian meninggalnya dua orang yang diakibatkan oleh minuman racikan. Di mana hasil penyelidikan, minuman itu didapat dari pembelian online, yang terjadi di Sukaresik,” ujarnya.

Menurut Yayu, bahan minuman diperoleh dari platform e-commerce. “Alkoholnya dibeli secara online,” katanya.

Ia menjelaskan kandungan minuman yang dikonsumsi para korban. “Sesuai hasil penyelidikan, minuman itu racikan dari alkohol 70 persen dicampur minuman berenergi dan air mineral dioplos,” terang Yayu.

AKP Yayu menyebutkan ada tujuh orang yang minum minuman racikan tersebut. “Jumlah total yang minum tujuh orang, yang meninggal dua orang, yang masuk rumah sakit dua orang, yang tiga sudah kembali ke rumahnya,” ujarnya.

Korban meninggal masing-masing berinisial I dan IR. Keduanya sempat mendapatkan perawatan medis, tetapi nyawa mereka tidak tertolong.

Tiga korban lain, yakni J (15), R (23), dan DMS (15), masih menjalani perawatan. Sementara dua lainnya, DG (15) dan H, dinyatakan membaik dan telah pulang.

Berdasarkan pemeriksaan saksi dan olah TKP, peristiwa bermula pada Jumat (21/11/2025) malam. Kelompok remaja itu meracik alkohol 70 persen dengan minuman serbuk dan mengonsumsinya di rumah R sekitar pukul 19.00–22.00 WIB.

Pada dini hari, mereka kembali melanjutkan minum bersama di pos ronda, lalu pindah ke rumah R hingga pukul 04.00 WIB sebelum bubar ke rumah masing-masing.

Pada Sabtu dan Minggu, beberapa korban mulai muntah-muntah dan dilarikan ke fasilitas kesehatan. Korban I dan IR meninggal pada Minggu (23/11/2025).

AKP Yayu menegaskan bahwa penyidik terus mengumpulkan keterangan dari para saksi maupun korban yang masih hidup.

“Kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi, teman-temannya termasuk juga saksi yang masih hidup yang sekarang masih dirawat,” kata Yayu.

Pihak kepolisian memastikan penanganan akan dilakukan sesuai prosedur untuk mengungkap latar belakang kejadian, termasuk asal-usul pembelian alkohol.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement