Ikuti Kami :

Disarankan:

BREAKING NEWS! Seorang Pria Bacok Empat Warga di Panawangan Ciamis, Satu Tewas

Senin, 03 November 2025 | 15:47 WIB
Watermark
BREAKING NEWS! Seorang Pria Bacok Empat Warga di Panawangan Ciamis.

Seorang pria berinisial F diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk dan membacok empat warga di Dusun Legok 2, Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, pada Senin (3/11/2025) sekira pukul 12.00 WIB.

Disclaimer: Artikel ini mengandung informasi tentang kekerasan fisik atau psikis yang mungkin sensitif bagi sebagian pembaca. Pembaca disarankan untuk bijak dalam menyikapi informasi ini. Jika Anda mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan, segera laporkan ke pihak berwenang atau cari bantuan dari lembaga perlindungan.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com - Seorang pria berinisial F diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk dan membacok empat warga di Dusun Legok 2, Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, pada Senin (3/11/2025) sekira pukul 12.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan tewas, sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan kini dirawat di Puskesmas Panawangan.

Menurut keterangan saksi mata, Ujang, pelaku menyerang korban secara tiba-tiba menggunakan senjata tajam jenis golok. 

"Ada empat orang yang dibacok, dan satu di antaranya meninggal dunia. Korban yang selamat saat ini sedang dirawat di Puskesmas Panawangan," ujar Ujang kepada wartawan.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan pihaknya masih mendalami motif pelaku. 

"Data sementara ada empat korban, satu meninggal dunia. Kami belum bisa memastikan apakah pelaku benar-benar ODGJ atau tidak, masih dalam penyelidikan," katanya.

Carsono juga mengungkapkan bahwa pelaku sudah diamankan dan kini berada di Polsek Panawangan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Kami akan melakukan pemeriksaan lebih intensif," tandasnya.

Beberapa warga setempat menduga gangguan jiwa yang dialami pelaku dipicu oleh kebiasaan berjudi daring. Namun, dugaan ini masih belum bisa dipastikan oleh pihak berwenang.

Kejadian ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement