Ikuti Kami :

Disarankan:

Bupati Herdiat Buka Manasik Haji Ciamis 2026: Diikuti 856 Jemaah, Peserta Tertua Usia 96 Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 11:30 WIB
Bupati Herdiat Buka Manasik Haji Ciamis 2026: Diikuti 856 Jemaah, Peserta Tertua Usia 96 Tahun
Bupati Herdiat Buka Manasik Haji Ciamis 2026: Diikuti 856 Jemaah, Peserta Tertua Usia 96 Tahun.

Sebanyak 856 calon jemaah haji asal Kabupaten Ciamis mulai mengikuti rangkaian manasik haji sebagai tahapan krusial sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Kegiatan pembekalan ini resmi dibuka oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Gedung KH Irfan Hielmy, Rabu (1/4/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Sebanyak 856 calon jemaah haji asal Kabupaten Ciamis mulai mengikuti rangkaian manasik haji sebagai tahapan krusial sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Kegiatan pembekalan ini resmi dibuka oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Gedung KH Irfan Hielmy, Rabu (1/4/2026).

Dalam sambutannya, Herdiat menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan kewajiban fisik yang menuntut stamina prima. Ia mengingatkan para jemaah untuk mempersiapkan ketahanan tubuh sejak dini guna menghadapi perbedaan cuaca ekstrem di Arab Saudi.

“Ibadah haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik yang prima. Luruskan niat, ikhlaskan diri semata-mata untuk beribadah, dan siapkan fisik dari sekarang,” ujar Herdiat di hadapan ratusan jemaah.

Menurut Herdiat, manasik haji merupakan instrumen penting untuk membekali jemaah dengan simulasi praktis. Tujuannya agar seluruh rangkaian rukun dan wajib haji dapat dijalankan secara mandiri, tertib, dan sesuai syariat.

Bupati juga menyentuh aspek geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ia berharap kondisi tersebut tidak mengganggu kekhusyukan maupun kelancaran pelaksanaan ibadah haji bagi warga Ciamis tahun ini.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar, para jemaah diberikan keselamatan dari berangkat hingga kembali lagi ke tanah air,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, Nana Supriatna, menjelaskan bahwa peserta manasik tahun ini memiliki rentang usia yang sangat variatif. Tercatat, peserta termuda berusia 17 tahun, sementara jemaah tertua mencapai usia 96 tahun.

“Tujuan manasik ini adalah memberikan pemahaman dan simulasi praktis agar jemaah dapat melaksanakan ibadah haji secara mandiri, sah, serta sesuai rukun dan wajib haji,” jelas Nana.

Melalui pembekalan intensif ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan pulang ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement