Ular Sanca Lilit Kucing Peliharaan, Damkar Ciamis Sigap Lakukan Evakuasi
Seekor ular sanca kembang sepanjang kurang lebih tiga meter menggegerkan warga Dusun Kaliwon, Desa Sagalaherang, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Kamis (16/4/2026).
Disarankan:
Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran pemerintahan desa sebagai ujung tombak pelaksanaan program strategis nasional, sekaligus mendorong sektor pertanian lokal sebagai fondasi utama perekonomian daerah. Langkah ini dinilai krusial di tengah keterbatasan pengembangan sektor industri di wilayah Ciamis.
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran pemerintahan desa sebagai ujung tombak pelaksanaan program strategis nasional, sekaligus mendorong sektor pertanian lokal sebagai fondasi utama perekonomian daerah. Langkah ini dinilai krusial di tengah keterbatasan pengembangan sektor industri di wilayah Ciamis.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat memberikan arahan dalam kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Kamis (22/1/2026), itu diikuti oleh para kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Banjaranyar.
Dalam arahannya, Herdiat menekankan bahwa desa memiliki posisi strategis dalam menyukseskan program prioritas pemerintah pusat. Beberapa di antaranya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta program cek kesehatan gratis yang menjadi bagian dari agenda besar Asta Cita Presiden.
“Kita wajib menyukseskan program pemerintah. Program-program ini harus berjalan dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Herdiat.
Menurutnya, keberhasilan program nasional sangat bergantung pada kesiapan dan keseriusan pemerintah desa dalam menjalankan peran pelayanan publik. Karena itu, ia meminta aparatur desa bekerja lebih profesional, transparan, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan program.
Lebih lanjut, Herdiat mengajak desa-desa di Ciamis untuk memfokuskan pembangunan pada sektor pertanian. Ia menilai, keterbatasan akses penunjang dan infrastruktur membuat sektor industri belum berkembang optimal dan kurang diminati investor.
“Kita tidak memiliki akses penunjang yang memadai, sehingga investor masih enggan masuk ke Ciamis. Karena itu, sektor pertanian harus kita jadikan kekuatan utama dalam pembangunan desa,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti besarnya peluang ekonomi dari Program Makan Bergizi Gratis yang berkaitan langsung dengan hasil pertanian desa. Saat ini, sekitar 60 persen kebutuhan MBG di Ciamis baru dapat dipenuhi dari hasil pertanian lokal, sementara 40 persen sisanya masih dipasok dari luar daerah.
“Kondisi ini harus menjadi motivasi bagi desa-desa untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Jika kebutuhan MBG dapat dipenuhi dari hasil pertanian lokal, maka manfaat ekonomi akan kembali kepada masyarakat Ciamis,” katanya.
Melalui kegiatan pembinaan dan pengawasan ini, Pemkab Ciamis berharap pemerintahan desa semakin solid, adaptif, dan mampu mengambil peran aktif dalam menyukseskan program nasional sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa berbasis pertanian.
Pemerintah daerah optimistis, sinergi yang kuat antara pusat, daerah, dan desa akan mendorong pembangunan Ciamis yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Seekor ular sanca kembang sepanjang kurang lebih tiga meter menggegerkan warga Dusun Kaliwon, Desa Sagalaherang, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Kamis (16/4/2026).
Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) resmi membuka pendaftaran Seleksi Pemuda Pelopor Tahun 2026.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.