TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri 2026 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya telah cair sepenuhnya pada Rabu (1/4/2026). Kepastian ini mengakhiri kekhawatiran terkait skema pembayaran bertahap yang sempat direncanakan sebelumnya.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tasikmalaya, Tedi Setiadi, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Musrenbang RKPD 2027 di Aula Bappelitbangda, Kamis (2/4/2026) siang.
"Kemarin memang sempat ada yang belum terbayarkan, termasuk untuk ASN dan pegawai RSUD. Namun, Alhamdulillah per tanggal 1 April kemarin semuanya sudah beres dan terbayarkan penuh," kata Tedi.
Tedi menjelaskan bahwa sebelumnya muncul wacana pembayaran bertahap dikarenakan kondisi kas daerah yang sedang dalam pengaturan. Pihaknya harus melakukan manajemen arus kas (cash flow) secara cermat agar seluruh hak pegawai dapat terpenuhi tepat waktu.
"Pertanyaannya kenapa tidak langsung semua? Karena memang saat itu kami harus mengatur keuangan dulu agar mencukupi. Kini, baik gaji reguler maupun THR sudah masuk ke rekening masing-masing," tambahnya.
Total anggaran gaji rutin yang dikelola mencapai Rp34 miliar, yang di dalamnya mencakup hak bagi ASN, PPPK, hingga tenaga kesehatan. Tedi menyebutkan sisa alokasi yang sebelumnya diatur kini telah disalurkan seluruhnya, termasuk untuk unit kerja di rumah sakit.
Mengenai mekanisme penyaluran, THR ditransfer langsung ke rekening pribadi setiap ASN layaknya pembayaran gaji bulanan. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses transparan dan cepat sampai ke tangan penerima.
Meski telah memastikan pencairan 100 persen, Tedi belum merinci secara detail total pagu anggaran khusus yang digelontorkan untuk THR tahun ini. "Untuk rincian angka detailnya ada di bendahara, yang pasti per 1 April ini semua kewajiban sudah tuntas kami bayarkan," pungkasnya.