TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Di tengah keterbatasan akses di Kampung Cigalagah, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, hadir sosok polisi yang membawa harapan baru bagi warga. Ia adalah Bripka Deni Ramdani, Bhabinkamtibmas Desa Margahayu, Polsek Manonjaya Polres Tasikmalaya Kota, yang akrab disapa Pak Bhabin (Pabin) Cublenk.
Deni mengantarkan sebuah kursi roda untuk Umi Uyun (55), istri Ustaz Mumu (65), pengurus Masjid Riyadul Hikmah. Selama lima bulan terakhir, Umi Uyun yang sakit dan tak bisa berjalan hanya bisa diantar ke RSUD dr. Soekarjdo dengan cara ditandu warga menggunakan “Sarwi” alias Sarung Awi atau bambu yang dipikul bersama.
“Setiap Senin warga gotong royong menandu beliau. Tidak ada kursi roda, tidak ada alat medis. Itu yang membuat saya tergerak,” ungkap Bripka Deni, Sabtu (27/9/2025).
Kisah pilu itu pertama kali diketahui Bripka Deni Cublenk dari unggahan video seorang warga bernama Yusuf. Dari sanalah ia mencari tahu kebutuhan utama untuk membantu Umi Uyun. Jawabannya sederhana, kursi roda. Deni lalu berinisiatif mengumpulkan uang prihadi hingga akhirnya berhasil membeli kursi roda secara online.
Dengan motor dinasnya, ia menempuh jalan curam menuju pelosok kampung. Kursi roda itu pun sampai di rumah Umi Uyun, disambut senyum haru keluarga dan warga.
“Alhamdulillah bisa sedikit membantu. Semoga dengan kursi roda ini, Ibu Uyun lebih mudah menjalani pengobatan,” tutur Deni.
Langkah kecil Bhabinkamtibmas ini lahir dari ketulusan dan inspirasi yang ia teladani. “Saya belajar dari ketulusan Kang Dedi Mulyadi, keikhlasan KH Miftah Farid, juga teladan pimpinan saya Kombes Pol Doni Hermawan dan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moh. Faruk Rozi. Dari merekalah saya mendapat semangat untuk berbuat baik,” ujarnya.
Kini, berkat kepedulian Bripka Deni, perjalanan pengobatan Umi Uyun tak lagi berat dengan tandu bambu. Kursi roda itu menjadi bukti nyata bahwa polisi di garda terdepan desa bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membawa solusi kemanusiaan.