Ikuti Kami :

Disarankan:

Ciamis Matangkan Sekolah Rakyat, Target 750 Siswa dari Keluarga Miskin

Jumat, 22 Agustus 2025 | 19:36 WIB
Ciamis Matangkan Sekolah Rakyat, Target 750 Siswa dari Keluarga Miskin
Ciamis Matangkan Sekolah Rakyat, Target 750 Siswa dari Keluarga Miskin.

Pemerintah Kabupaten Ciamis terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerataan akses pendidikan dan penanggulangan kemiskinan. Program ini akan berdiri di Blok Dusun Buniasih, Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerataan akses pendidikan dan penanggulangan kemiskinan. Program ini akan berdiri di Blok Dusun Buniasih, Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku.

Plt Kepala Dinas Sosial Ciamis, H. Tino Armyanto, mengatakan saat ini fokus utama masih pada penyelesaian administrasi lahan.

“Sekarang sedang proses sertifikat tanah. Pertemuan dengan warga juga sudah dilakukan bersama pihak BPN. Karena syarat utama, tanah yang digunakan harus bersertifikat atas nama Pemda,” jelas Tino, Jumat (22/8/2025).

Ia menambahkan, lokasi sekolah yang bersebelahan dengan lahan milik warga perlu dipastikan batasnya agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Kalau anggaran pembangunan sepenuhnya dari pusat, sementara kita lengkapi syarat administrasi di daerah,” katanya.

Sejumlah tahapan telah ditempuh Pemkab Ciamis, mulai dari koordinasi dengan Sekda dan OPD, verifikasi berkas oleh Kementerian Sosial dan Kementerian PUPRP, hingga tiga kali survei lokasi bersama kementerian terkait. Saat ini, proses pengukuran lahan masih menunggu tindak lanjut BPN dan Bagian Aset BPKD.

Adapun anggaran yang disiapkan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial mencapai Rp100 miliar per kabupaten/kota.

Sekolah Rakyat ini tidak hanya menawarkan pendidikan gratis, tetapi juga konsep asrama penuh. Anak-anak penerima manfaat akan mendapatkan kebutuhan dasar, mulai dari tempat tinggal, pakaian, hingga perlengkapan sekolah.

“Tujuannya agar anak-anak dari keluarga miskin mendapat kesempatan pendidikan yang berkualitas, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, cinta tanah air, percaya diri, serta berbudi pekerti luhur,” ujar Tino.

Sasaran utama program ini adalah anak dari keluarga miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), anak putus sekolah dengan prestasi akademik, serta anak yang mendapat izin orang tua untuk tinggal di asrama.

Pemkab Ciamis menargetkan pembentukan 25 rombongan belajar dengan kapasitas 750 siswa.

Tino menegaskan, Pemkab Ciamis berkomitmen penuh mendukung Sekolah Rakyat, bukan hanya dari sisi administrasi, tetapi juga integrasi perencanaan lintas perangkat daerah.

“Sekolah Rakyat sangat diperlukan untuk membuka akses pendidikan bagi masyarakat miskin. Program ini sejalan dengan visi misi Pemkab Ciamis dalam pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement