TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan petir melanda Kota Tasikmalaya pada Kamis (2/4/2026) sore. Dampaknya, sejumlah wilayah dilaporkan mengalami banjir, pohon tumbang, hingga kerusakan bangunan.
Berdasarkan data dari BPBD Kota Tasikmalaya per pukul 18.13 WIB, berbagai kejadian tersebar di beberapa titik di Kota Tasikmalaya.
1. Pohon Tumbang
Peristiwa pohon tumbang terjadi di wilayah Gunung Ranji, RT 001 RW 014, Kelurahan Karsamenak. Pohon tersebut dilaporkan menimpa rumah warga sekaligus menutup akses jalan. Hingga pukul 17.37 WIB, penanganan masih dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat.
2. Banjir dan Genangan Air
Hujan deras juga menyebabkan banjir dan genangan di berbagai lokasi, di antaranya:
* Cikalang Tasco
* Puskesmas Kahuripan
* Jalan Pasar Kuda Gang Mawar 3, Kelurahan Cilembang
* RW 2 Sukarasa (Caket UPI)
* Selakaso Yudanegara
* Depan Lik
* Masjid Ulul Albab, Jalan BKR
* Kawasan pedestrian Cihideung, Jalan Cihideung, Nagarawangi
* Padayungan hingga depan Asia Plaza
* Jalan Letjen Mashudi Gunung Daning, jalur dua wilayah Setiajaya, Cibeureum
* Sutsen pertigaan
* Masjid Al Iman, Jalan Siliwangi, Cikalang Pesantren Tawang
* Layungsari, Nagarawangi
* Permukiman sekitar Jalan Panyerutan dan Pataruman, Kelurahan Empangsari
* Perumnas Cisalak, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes
Genangan air di beberapa titik bahkan dilaporkan meluap dari saluran drainase dan sungai, sehingga merendam jalan hingga permukiman warga.
3. Rumah Ambruk dan Tersambar Petir
Selain banjir, cuaca ekstrem juga menyebabkan kerusakan bangunan di sejumlah lokasi, di antaranya:
* Rumah ambruk di Kampung Cicondong, Kelurahan Cibeuti
* Tembok sepanjang sekitar 30 meter roboh di Perumahan Almina, Kelurahan Sukarindik
* Bangunan di wilayah Nagrog, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi dilaporkan tersambar petir
Hingga saat ini, petugas BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.