Ikuti Kami :

Disarankan:

Dapur Makan Bergizi Gratis Sri Ratu Resmi Beroperasi di Tamansari, Layani Ribuan Anak dan Ibu Hamil

Senin, 15 September 2025 | 13:08 WIB
Dapur Makan Bergizi Gratis Sri Ratu Resmi Beroperasi di Tamansari, Layani Ribuan Anak dan Ibu Hamil
Dapur Makan Bergizi Gratis Sri Ratu Resmi Beroperasi di Tamansari, Layani Ribuan Anak dan Ibu Hamil.

Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) baru di bawah Yayasan Sri Ratu Cipta Mandiri resmi beroperasi di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Kehadiran MBG ini diharapkan dapat memperluas jangkauan penerima manfaat, khususnya anak usia dini hingga remaja sekolah, sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) baru di bawah Yayasan Sri Ratu Cipta Mandiri resmi beroperasi di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Kehadiran MBG ini diharapkan dapat memperluas jangkauan penerima manfaat, khususnya anak usia dini hingga remaja sekolah, sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

Peresmian dapur MBG dilakukan pada Sabtu (13/9/2025) oleh Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Angga Yogaswara, yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Dalam sambutannya, Angga mengapresiasi langkah yayasan dalam mendukung program pemerintah. "Sasaran penerima MBG di dapur Sri Ratu sudah tepat, mulai dari balita, ibu hamil, hingga siswa di jenjang pendidikan dasar sampai menengah," ucap Angga.

Namun demikian, legislator muda dari PKB itu mengingatkan agar pengelola memperhatikan aturan terkait menu dan anggaran.

"Standarnya itu Rp 15 ribu per porsi, tapi ada laporan ditemukan menu hanya senilai Rp 10 ribu, itu jelas tidak sesuai aturan. Kami imbau agar porsi dan kualitas makanan betul-betul dijaga," pesannya.

Hal senada disampaikan Danramil Cibeureum, Kapten Andri Mulyono, yang menekankan pentingnya pengawasan program MBG agar benar-benar berdampak pada kesehatan anak-anak.

"Menunya harus sesuai aturan, jangan sampai muncul keluhan dari pihak sekolah maupun penerima manfaat. Mari kita kawal bersama supaya hasilnya maksimal," kata Kapten Andri.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sri Ratu Cipta Mandiri, Ratina Indrayu, menegaskan komitmennya untuk mengikuti standar pemerintah pusat. Ia menyebut dapur MBG tersebut saat ini melayani lebih dari 3.416 penerima manfaat, mayoritas anak TK dan PAUD, dengan menggandeng suplai bahan baku lokal serta distributor.

"Alhamdulillah, kami InsyaAllah mengikuti standarisasi yang sudah ditentukan. Ada ahli gizi yang mendampingi, relawan juga kami latih supaya paham aturan MBG," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement