Ikuti Kami :

Disarankan:

Dari Limbah Jadi Berkah, Inovasi ASN Ciamis Tatang Hidayat Tembus 10 Besar PNS Berprestasi Jawa Barat 2025

Senin, 06 Oktober 2025 | 15:08 WIB
Dari Limbah Jadi Berkah, Inovasi ASN Ciamis Tatang Hidayat Tembus 10 Besar PNS Berprestasi Jawa Barat 2025
Dari Limbah Jadi Berkah, Inovasi ASN Ciamis Tatang Hidayat Tembus 10 Besar PNS Berprestasi Jawa Barat 2025.

Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Tatang Hidayat, SKM., MKM., tenaga sanitasi lingkungan dari UPTD Puskesmas Cipaku, berhasil masuk sebagai finalis 10 besar PNS Berprestasi Jawa Barat 2025 dalam kategori inovasi berkat gagasannya mengolah limbah tahu menjadi produk bermanfaat.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Tatang Hidayat, SKM., MKM., tenaga sanitasi lingkungan dari UPTD Puskesmas Cipaku, berhasil masuk sebagai finalis 10 besar PNS Berprestasi Jawa Barat 2025 dalam kategori inovasi berkat gagasannya mengolah limbah tahu menjadi produk bermanfaat.

Melalui inovasinya, Tatang mampu mengubah limbah tahu menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dan Paving HU (Paving Block Limbah Tahu). Ide tersebut tak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha tahu di Ciamis.

Atas capaian tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi secara langsung kepada Tatang Hidayat dalam sebuah pertemuan yang digelar di Joglo Barat Pendopo Ciamis, pada Senin (6/10/2025).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada saudara Tatang Hidayat yang telah menghadirkan inovasi luar biasa dan bermanfaat bagi lingkungan,” katanya.

Menurut Herdiat, inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap persoalan limbah tahu yang selama ini berpotensi mencemari lingkungan dan memicu konflik sosial di masyarakat. Melalui pendekatan ilmiah, limbah cair diolah menjadi pupuk kaya nutrisi, sementara limbah padat disulap menjadi bahan bangunan ramah lingkungan.

“Inovasi ini berdampak luas dan nyata. Lingkungan jadi lebih sehat, petani mendapat alternatif pupuk yang murah dan berkualitas, industri tahu memperoleh nilai tambah dari limbahnya, dan masyarakat terbebas dari pencemaran,” ujar Herdiat.

Ia menegaskan, capaian Tatang membuktikan bahwa ASN Ciamis mampu bersaing di tingkat provinsi dengan karya yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

“Kami bangga inovasi ini mampu menembus 10 besar tingkat Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Herdiat berharap inovasi tersebut tidak berhenti di tahap kompetisi. Ia mendorong agar inovasi ini dapat dikembangkan, direplikasi, dan menjadi model pengelolaan limbah berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia.

“Dengan dukungan semua pihak, saya berharap inovasi ini menjadi contoh pengelolaan limbah yang efektif. Ini persembahan dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, untuk Indonesia,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement