Ikuti Kami :

Disarankan:

Diduga Depresi Berat, Seorang Ibu Muda di Tasikmalaya Nyaris Bunuh Diri Berhasil Digagalkan Tim Gabungan

Selasa, 22 Juli 2025 | 20:34 WIB
Watermark
Diduga Depresi Berat, Seorang Ibu Muda di Tasikmalaya Nyaris Bunuh Diri Berhasil Digagalkan Tim Gabungan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa.

Aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan di Jalan Raya Singaparna, tepatnya di depan Perum Cikunir Kencana Raya, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, berhasil digagalkan oleh petugas gabungan, Minggu (20/7/2025) sore.

Peringatan: Artikel ini memuat informasi tentang tindakan bunuh diri. Jika Anda sedang mengalami tekanan mental, stres berat, atau merasa putus asa, segera konsultasikan ke layanan kesehatan jiwa atau profesional terdekat. Anda tidak sendiri, bantuan tersedia.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan di Jalan Raya Singaparna, tepatnya di depan Perum Cikunir Kencana Raya, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, berhasil digagalkan oleh petugas gabungan, Minggu (20/7/2025) sore.

Perempuan berinisial DN (24), warga Kabupaten Tasikmalaya, nekat menabrakkan diri ke kendaraan yang melintas di tengah jalan. Beruntung, sejumlah personel gabungan dari Polri, PSC 119 Si Cetar Dinas Kesehatan, Tagana Kota Tasikmalaya, Damkar Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, serta Si Gesit Dinkes Kabupaten Tasikmalaya berhasil mengamankannya.

Komandan Regu 3 Damkar Kota Tasikmalaya, Nana Rohana, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 17.35 WIB.

“Damkar mendapat laporan juga permintaan bantuan evakuasi percobaan bunuh diri dari Gece 112 di dekat Perum Ciikunir. Di lokasi, Damkar beserta instansi lainnya mengevakuasi korban ke kantor Dinsos Kota Tasikmalaya,” ujar Nana.

Menurutnya, setelah korban mendapat penanganan medis berupa injeksi obat penenang, hasil analisis medis dan wawancara menyatakan bahwa DN sebelumnya telah menenggak minuman beralkohol dan menelan 20 kaplet obat keras jenis Hexymer.

“Diketahui bahwa korban mengonsumsi 20 kaplet obat Hexymer dan minuman beralkohol karena ditantang seseorang dengan imbalan uang Rp 20 ribu untuk membeli susu untuk anak-anaknya. Hasil analisis medis menunjukkan bahwa korban mengidap depresi berat,” ungkapnya.

Kapolsek Mangkubumi, Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Jajat Jatnika, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, anggotanya turut serta dalam proses evakuasi.

“Iya betul, tadi ada perempuan diduga akan melakukan percobaan bunuh diri, dan anggota tadi sudah ikut turun melakukan evakuasi,” kata Iptu Jajat.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa korban kini telah diserahkan kepada pihak Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya untuk mendapat pendampingan lebih lanjut.

“Tadi juga ada orang tuanya. Kalau masalah dibilang depresi bisa ya, namun karena apa harus diselidiki lagi,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement