TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kegiatan Tasik Santun bertajuk “Peduli Bencana Sumatera–Aceh dan Bumi Palestina” berlangsung di Area Taman Kota Tasikmalaya, Minggu (7/12/2025) pagi. Acara yang dimulai sekira pukul 07.30 WIB itu resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dihadiri Forkopimda Plus Kota Tasikmalaya, tokoh agama, Ketua MUI, Baznas, berbagai organisasi keagamaan, komunitas masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan pengawalan ketat dari personel Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Tasik Santun kali ini turut dimeriahkan oleh sejumlah penampilan, di antaranya Opick Tombo Ati, Ray Shareza, Kalam Nada, Iklima, Kahfi, dan Kataswara. Selain hiburan, inti kegiatan adalah penggalangan dana untuk membantu korban bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, serta masyarakat terdampak krisis kemanusiaan di Palestina.
“Alhamdulilah hari ini sedang berlangsung Tasik Santun, yaitu peduli bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan Bumi Palestina,” kata Ketua Panitia Tasik Santun, H. Fauzi, kepada wartawan.
Ia menjelaskan, penggalangan donasi dilakukan bersama berbagai komunitas dan masyarakat Tasikmalaya serta bekerja sama dengan Yayasan Gerak Indonesia. Yayasan tersebut juga menghadirkan Opick dan Ray Shareza sebagai pengisi acara.
“Penyaluran setelah acara ini, tanggal 11 dan atau 12-an. Sudah ada yang standby di Sumatera–Aceh, serta perwakilan di Palestina,” ujarnya.
Fauzi berharap dana yang terkumpul dapat meringankan beban para korban.
“Bencana yang menimpa saudara-saudara kita di sana juga membuat kita sakit. Dengan donasi ini mudah-mudahan bisa membantu mereka. Sama Gaza juga, mudah-mudahan ini bisa memberikan kebahagiaan untuk mereka,” harapnya.
Sekda Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah hadir dan berpartisipasi dalam donasi, baik melalui rekening, QRIS, maupun langsung di lokasi acara.
Menurutnya, solidaritas warga Tasikmalaya merupakan bukti bahwa nilai kepedulian sosial tetap hidup dan menjadi kekuatan kota ini.
“Semoga apa yang kita beri hari ini menjadi amal jariyah, menjadi penghapus dosa, menjadi penguat iman, dan menjadi secercah harapan bagi saudara-saudara kita di Palestina, Sumatera–Aceh,” pungkas Asep.