Ikuti Kami :

Disarankan:

Diky Chandra: Peningkatan Mutu Pendidikan Harus Dimulai dari Kompetensi Guru

Jumat, 18 Juli 2025 | 20:27 WIB
Diky Chandra: Peningkatan Mutu Pendidikan Harus Dimulai dari Kompetensi Guru
Diky Chandra: Peningkatan Mutu Pendidikan Harus Dimulai dari Kompetensi Guru. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menegaskan bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari peningkatan kompetensi guru. Menurutnya, guru yang berkualitas memiliki peran penting dalam menjadi sahabat bagi siswa sekaligus mencegah kenakalan remaja.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menegaskan bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari peningkatan kompetensi guru. Menurutnya, guru yang berkualitas memiliki peran penting dalam menjadi sahabat bagi siswa sekaligus mencegah kenakalan remaja.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai Instrumen Penilaian Nasional yang digelar di Ballroom Hotel Horison Tasikmalaya, Jumat (18/7/2025) pagi.

"Ya jelas kalau bicara mutu pendidikan pasti kaitannya ke guru, jadi TKA ini bagian daripada bagaimana meningkatkan kompetensi para guru supaya bisa betul-betul menjadi sahabat buat anak-anak kita," kata Diky kepada wartawan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut, kata Diky, menjadi momentum penting untuk mendorong perbaikan pendidikan dari hulu, bukan hanya dari hilir.

"Baik di hulunya kita harus betul-betul memberikan pendidikan dan kesibukan-kesibukan yang bermanfaat buat anak-anak kita agar kedepan bisa menjadi bagian dari masyarakat yang membangun negeri dan kreativitas demokrasi dan ketakwaannya bukan remaja yang justru menjadi anak-anak nakal yang perusak seperti ini," bebernya.

Diky juga menyoroti rendahnya tingkat pendidikan masyarakat di Kota Tasikmalaya, di mana mayoritas belum mencapai jenjang sarjana. Untuk itu, program Tasik Pintar yang digagas Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan dinilainya sebagai langkah strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan.

"Kebetulan pak Viman eks Primajasa Foundation yang setiap tahunnya bantuan sarjana, dan ini mudah-mudahan bisa segera di kerjasamakan dengan pemkot, perusahaan swasta juga," harapnya.

Lebih lanjut, Diky menyebut belum mengetahui secara rinci kendala teknis yang dihadapi dalam peningkatan pendidikan. Namun, ia memperkirakan masalah ekonomi menjadi faktor utama.

"Dan memang problemnya kembali ke hulunya banyak pengangguran yang akhirnya orang-orang memaksa untuk bekerja atau mencari pekerjaan dibandingkan pendidikan," terang Diky.

Ia pun berharap ada sinergi antara pemerintah dan pihak swasta, baik dalam hal pembiayaan maupun penyadaran akan pentingnya pendidikan untuk masa depan.

"Mudah-mudahan Pemkot Tasikmalaya dan bekerjasama dengan swasta dalam hal pembiayaan serta pemahaman pentingnya ilmu masa depan. Sehingga pekerja dan kualitas pekerja bisa lebih baik kedepan," tandasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement