Ikuti Kami :

Disarankan:

Disdik Ciamis Luncurkan CSC 2025, Wadah Generasi Muda Hadapi Tantangan Global

Senin, 08 September 2025 | 16:02 WIB
Disdik Ciamis Luncurkan CSC 2025, Wadah Generasi Muda Hadapi Tantangan Global
Disdik Ciamis Luncurkan CSC 2025, Wadah Generasi Muda Hadapi Tantangan Global. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian L.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis meluncurkan terobosan baru melalui Ciamis Smart Challenge (CSC) 2025 bertema The Ultimate Junior High School Challenge.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis meluncurkan terobosan baru melalui Ciamis Smart Challenge (CSC) 2025 bertema The Ultimate Junior High School Challenge.

Ajang lomba cerdas cermat bahasa Inggris tingkat SMP ini digelar di Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Center, Senin (8/9/2025), dengan melibatkan 105 SMP se-Kabupaten Ciamis.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang membuka acara menilai CSC sebagai inovasi pendidikan yang lahir dari kreativitas guru.

“Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana tanpa menggunakan APBD. Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan beserta jajaran, khususnya MGMP Bahasa Inggris, yang sudah melahirkan inovasi luar biasa,” ujar Herdiat.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati menambahkan hadiah pribadi Rp15 juta untuk memotivasi peserta. Ia menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris menghadapi tantangan global.

“Bahasa Inggris sangat penting. Dalam rapat-rapat tingkat nasional bersama kementerian pun sudah sering digunakan. Saya berharap melalui ajang ini, putra-putri Ciamis bisa lebih percaya diri dan berprestasi,” kata Herdiat.

Kepala Disdik Ciamis, Erwan Darmawan, menegaskan CSC bukan sekadar lomba, melainkan bagian dari transformasi pendidikan daerah. 

“Awalnya acara ini sederhana untuk memperingati 17 Agustus, namun berkembang menjadi ajang besar. Insya Allah CSC akan menjadi agenda rutin. Harapan kami, kegiatan ini bisa memacu mutu pendidikan, membangun kolaborasi antar sekolah, guru, orang tua, dunia usaha, hingga dunia industri,” tutur Erwan.

Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan mutu pendidikan pasca sistem zonasi.

“Kami ingin orang tua yakin bahwa kualitas pembelajaran di seluruh sekolah sama. Guru dituntut lebih kreatif, saling berbagi, dan membangun ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan siswa. Dengan lomba ini, kami ingin membina generasi muda Galuh yang mampu bergaul secara global, tapi tetap mencintai budaya lokal,” tambahnya.

CSC 2025 berlangsung dalam enam sesi dengan fokus materi listening dan reading. Dari 105 sekolah peserta, 18 SMP melaju ke semifinal, termasuk SMPN 2 Ciamis, SMPN 1 Rajadesa, SMPN 8 Ciamis, SMPN 1 Cikoneng, SMPN 1 Panjalu, dan SMP IT MDF.

Disdik berencana membagikan soal-soal CSC ke seluruh sekolah sebagai bahan pembelajaran sekaligus sarana kontrol orang tua terhadap materi yang dipelajari anak.

Dengan dukungan sponsor dan kolaborasi berbagai pihak, ajang ini diharapkan menjadi tonggak penting menciptakan pendidikan Ciamis yang adil, merata, dan berdaya saing global.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement