Ikuti Kami :

Disarankan:

Dishub Kota Banjar Kejar Target Retribusi Parkir 2025, Baru Capai 84 Persen Hingga Akhir November

Kamis, 27 November 2025 | 18:03 WIB
Dishub Kota Banjar Kejar Target Retribusi Parkir 2025, Baru Capai 84 Persen Hingga Akhir November
Dishub Kota Banjar Kejar Target Retribusi Parkir 2025, Baru Capai 84 Persen Hingga Akhir November. Foto: Ilustrasi.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar terus berupaya mengejar capaian retribusi parkir tahun 2025. Hingga akhir November, realisasi baru mencapai 84 persen atau sekitar Rp878,7 juta dari total target Rp1,05 miliar. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan sekitar Rp171,2 juta yang harus dipenuhi menjelang akhir tahun.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar terus berupaya mengejar capaian retribusi parkir tahun 2025. Hingga akhir November, realisasi baru mencapai 84 persen atau sekitar Rp878,7 juta dari total target Rp1,05 miliar. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan sekitar Rp171,2 juta yang harus dipenuhi menjelang akhir tahun.

Sebagai langkah percepatan, Dishub mengumpulkan 256 juru parkir dari seluruh wilayah Kota Banjar untuk mengikuti kegiatan pembinaan dan evaluasi di aula kantor Dishub.

“Masih ada waktu hingga bulan Desember untuk mencapai target seratus persen,” ujar Kepala Dishub Kota Banjar, Asep Sutarno, kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).

Asep menjelaskan, pertemuan tersebut bertujuan mengidentifikasi kendala di lapangan sekaligus merumuskan solusi agar setoran retribusi dapat lebih optimal. “Ini salah satu cara untuk mengevaluasi capaian target retribusi parkir serta apa saja kendala yang perlu diselesaikan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, para juru parkir diperkenalkan dengan sistem pembayaran digital QRIS oleh Bank BJB Cabang Banjar. Namun, implementasinya dinilai belum dapat berjalan maksimal.

Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Kota Banjar, Dilian Novita, mengungkapkan bahwa masih ada sejumlah tantangan dalam penerapan sistem tersebut.

“Pembayaran retribusi parkir menggunakan sistem digital QRIS perlu penyesuaian karena banyak juru parkir yang belum memahami sistem pembayaran digital,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Dishub memberikan penghargaan kepada beberapa juru parkir yang dinilai taat menyetorkan retribusi dan menunjukkan kinerja terbaik. “Mereka diharapkan menjadi contoh bagi juru parkir lainnya,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement