Ikuti Kami :

Disarankan:

Dishub Kota Banjar Optimis Kejar Target Retribusi Parkir 2025 Sebesar Rp1,05 Miliar

Kamis, 11 September 2025 | 13:30 WIB
Watermark
Dishub Kota Banjar Optimis Kejar Target Retribusi Parkir 2025 Sebesar Rp1,05 Miliar. Foto: NewsTasikmalaya.com/Martin

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar optimis untuk mengejar target retribusi parkir tahun 2025 sebesar Rp1,05 miliar. Hingga Rabu (10/9/2025), capaian target sudah menyentuh angka 63 persen dan dishub yakin sisa waktu yang ada cukup untuk menutup kekurangan.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar optimis untuk mengejar target retribusi parkir tahun 2025 sebesar Rp1,05 miliar. Hingga Rabu (10/9/2025), capaian target sudah menyentuh angka 63 persen dan dishub yakin sisa waktu yang ada cukup untuk menutup kekurangan.

Kepala Dishub Kota Banjar, Asep Sutarno, tak menampik bahwa proses di lapangan masih jauh dari ideal. Salah satu tantangan utama adalah ketidakpatuhan sebagian juru parkir dalam menyetorkan retribusi secara rutin.

“Kami terus berupaya agar retribusi bisa sesuai dengan target. Kendati ada kendala, kami tetap berkomitmen untuk memastikan realisasi PAD tercapai,” ujar Asep, Kamis (11/12/2024).

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya. Pada 2024, Dishub berhasil mengumpulkan Rp859 juta dari target. Tahun ini, mereka membidik capaian penuh 100 persen sebagai bukti peningkatan efisiensi dan pengawasan.

“Peningkatan target ini mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pendapatan dari sektor parkir,” tambah Asep.

Untuk mempercepat pencapaian, Dishub telah menerapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah penegakan disiplin terhadap juru parkir yang menunggak setoran. 

Asep menjelaskan bahwa surat peringatan bertahap telah dikirimkan, dan jika tidak diindahkan, surat tugas mereka akan dicabut.

“Kami tidak segan mengganti juru parkir yang membandel dengan yang lebih bertanggung jawab,” tegasnya.

Langkah ini terbukti efektif. Dalam beberapa pekan terakhir, terjadi lonjakan signifikan dalam setoran retribusi, menandakan bahwa pendekatan tegas namun terukur mulai membuahkan hasil.

Dishub menekankan bahwa capaian PAD bukan sekadar memenuhi target finansial, tetapi juga menjadi fondasi bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Setiap rupiah yang terkumpul dari retribusi parkir diharapkan bisa kembali ke masyarakat dalam bentuk fasilitas publik yang lebih baik.

“Kami akan terus memantau dan mengevaluasi setiap langkah. Dengan komitmen ini, kami optimistis target dapat tercapai,” pungkas Asep.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement