Ikuti Kami :

Disarankan:

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hancurkan Ruang Guru SDN Margamulya Tasikmalaya

Kamis, 05 Maret 2026 | 13:17 WIB
Watermark
Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hancurkan Ruang Guru SDN Margamulya Tasikmalaya. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Tasikmalaya pada Rabu (3/3/2026) mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa bangunan SDN Margamulya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Tasikmalaya pada Rabu (3/3/2026) mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa bangunan SDN Margamulya. Akibat kejadian tersebut, atap ruang guru sekolah mengalami kerusakan parah.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kecamatan Cibeureum sekira pukul 13.30 WIB. Saat kejadian, hujan deras disertai angin kencang tiba-tiba mengguyur wilayah sekolah hingga akhirnya pohon berdiameter sekitar 2,5 meter roboh dan menimpa bagian atap ruangan.

Pantauan di lokasi pada Kamis (5/3/2026) pagi menunjukkan kondisi ruang guru mengalami kerusakan cukup serius. Sejumlah material bangunan seperti genting dan rangka atap terlihat berserakan di lantai ruangan. Sementara batang pohon besar yang menimpa bangunan juga masih berada di lokasi dan belum dievakuasi.

Kepala SDN Margamulya, Aceng Ilyas, menjelaskan bahwa saat kejadian terdapat beberapa guru yang berada di dalam ruangan tersebut.

“Awalnya hujan deras disertai angin kencang. Para guru sempat mengira ada suara petir, namun ternyata pohon besar roboh dan menimpa atap ruangan,” ujarnya saat ditemui di sekolah.

Menurut Aceng, pohon yang tumbang memiliki ukuran cukup besar dengan diameter sekitar 2,5 meter. Saat kejadian, empat guru berada di ruang tersebut dan sempat terkejut ketika pohon jatuh.

“Ada empat guru di dalam ruangan. Alhamdulillah tidak ada korban serius, hanya ada yang terkena pecahan genting,” katanya.

Selain merusak bangunan, peristiwa tersebut juga mengakibatkan sejumlah peralatan elektronik di ruang guru mengalami kerusakan. Dua unit laptop dan satu printer dilaporkan rusak akibat tertimpa material bangunan dan terkena air hujan.

“Ruang guru ini hampir seluruhnya rusak. Untuk dokumen penting masih bisa diselamatkan meski kondisinya basah,” jelasnya.

Meski demikian, Aceng memastikan kejadian tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pihak sekolah langsung melakukan penyesuaian dengan memindahkan beberapa aktivitas ke ruangan lain.

“Proses pembelajaran tetap berjalan. Kelas satu sementara dipindahkan karena ruangannya digunakan untuk menyimpan barang-barang penting yang diselamatkan dari ruang guru,” tambahnya.

Pasca-kejadian, pihak sekolah telah melaporkan peristiwa tersebut kepada dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, kerugian akibat kerusakan bangunan dan fasilitas sekolah masih dalam proses pendataan.

“Kerugian belum bisa kami pastikan. Kami berharap perbaikan bisa segera dilakukan agar aktivitas sekolah kembali normal,” pungkas Aceng.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement