Jadwal SIM Keliling Polres Tasikmalaya Kota Hari Ini, Kamis, 16 April 2026
Polres Tasikmalaya Kota kembali menghadirkan layanan SIM keliling bagi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), Kamis (16/4/2026).
Disarankan:
Sejumlah dosen Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (31/7/2025) pagi.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sejumlah dosen Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (31/7/2025) pagi.
Kegiatan ini mengusung tema “Gerakan Kebun Gizi Memanfaatkan Pekarangan Rumah dalam Rangka Memenuhi Asupan Sayur dan Buah”, yang diikuti oleh sekitar 40 peserta dari kalangan kader posyandu dan kelompok wanita tani (KWT) perwakilan dari 12 rukun warga (RW).
PKM dipimpin oleh Dr. Iseu Siti Aisyah, S.P., M.Kes, bersama anggota tim yakni Neni, S.S.T., M.Kes, Yusrima Syamsina Wardani, S.S.T., M.K.M, Yuldan Faturahman, S.K.M., M.Kes, Aulia Putri Wahyuningtyas, S.Gz., M.Gz, serta Andhy Romdani, S.T., M.Eng., Ph.D.
Dr. Iseu menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menanam sayur dan buah di pekarangan rumah sebagai upaya meningkatkan asupan gizi keluarga, khususnya zat gizi mikro.
"Sayuran di pekarangan rumah memiliki banyak manfaat, antara lain memberikan akses mudah dan cepat untuk mendapatkan sayuran dan buah segar, dapat menghemat pengeluaran rumah tangga, dan dapat meningkatkan kesehatan serta asupan zat gizi mikro anggota keluarga," jelasnya.
Menurutnya, keterbatasan lahan bukan penghalang untuk melakukan budidaya pangan mandiri. Ia mendorong masyarakat memanfaatkan metode budidaya terpadu seperti aquaponik.
"Lahan pekarangan yang sempit bukan menjadi rintangan untuk melakukan budidaya terpadu, seperti metode aquaponik. Metode aquaponik merupakan metode yang menggabungkan menanam sayur sekaligus memelihara ikan di bawahnya dan biasanya memanfaatkan tong untuk media tanamnya," terang Iseu.
Ia menambahkan, beberapa metode lain yang juga bisa diterapkan antara lain vertikultur, pot bertingkat, pemanfaatan wadah bekas, serta sistem tumpang sari.
"Dengan menerapkan metode ini masyarakat dapat memanen dua komoditas sekaligus di lahan yang sempit, yaitu sayuran segar, seperti bayam, kangkung, atau selada dan ikan konsumsi, misalnya lele, nila, atau gurame," tambahnya.
Iseu berharap kegiatan PKM ini menjadi inspirasi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai solusi peningkatan kemandirian dan ketahanan pangan keluarga.
"Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu komitmen Unsil untuk dapat berkontribusi nyata kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sebagai wujud penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsumsi sayur dan buah beraneka ragam sebagai bagian dari pola hidup sehat.
"Konsumsi sayuran beraneka ragam dapat mengoptimalkan asupan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dapat membantu menurunkan berbagai risiko penyakit," tuturnya.
Senada, anggota tim PKM, Yusrima Syamsina Wardani, S.S.T., M.K.M, menambahkan bahwa mikronutrien dalam sayuran dan buah memiliki peran penting bagi tubuh.
"Mikronutrien dalam sayuran dan buah sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh, pertumbuhan sel, metabolisme energi, dan mencegah berbagai penyakit kronis," katanya.
Yusrima juga menyarankan agar masyarakat mengonsumsi sayur dan buah dengan warna berbeda, karena setiap warna menunjukkan kandungan zat gizi yang berbeda.
"Dan cara yang bisa digunakan untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit agar bisa produktif beserta sayuran yang cocok ditanam di lahan pekarangan yang sempit," tambahnya.
Lurah Sukahurip, Budi Darsono, S.IP., mengapresiasi kegiatan PKM ini dan berharap masyarakat dapat memanfaatkan ilmu yang diberikan.
"Saya berharap kegiatan pengabdian ini dapat mempererat hubungan antara Unsil dengan masyarakat Kelurahan Sukahurip, serta membawa manfaat jangka panjang bagi kemandirian pangan keluarga dan kualitas hidup warga desa. Saya tunggu kegiatan lainnya di kelurahan kami," kata Budi.
Sementara itu, salah satu peserta, Imas, menyambut baik pembagian bibit tanaman yang diberikan kepada peserta.
"Saya tidak sabar untuk segera mempraktikkan cara berkebun menggunakan metode wadah bekas maupun aquaponik di halaman rumah dengan bibit yang telah diberikan," pungkasnya.
Polres Tasikmalaya Kota kembali menghadirkan layanan SIM keliling bagi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), Kamis (16/4/2026).
Untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan, layanan samsat keliling Kota Tasikmalaya kembali hadir hari ini, Kamis, 16 April 2026.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya.