Ikuti Kami :

Disarankan:

DPRD Banjar Dorong Perumda Tirta Anom Gandeng Investor untuk Revitalisasi Jaringan Air Bersih

Senin, 15 September 2025 | 09:11 WIB
DPRD Banjar Dorong Perumda Tirta Anom Gandeng Investor untuk Revitalisasi Jaringan Air Bersih
DPRD Banjar Dorong Perumda Tirta Anom Gandeng Investor untuk Revitalisasi Jaringan Air Bersih.

Komisi II DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, mendorong Perumda Tirta Anom untuk menggandeng investor dalam upaya revitalisasi jaringan distribusi utama air bersih yang dinilai sudah tidak layak pakai.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Komisi II DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, mendorong Perumda Tirta Anom untuk menggandeng investor dalam upaya revitalisasi jaringan distribusi utama air bersih yang dinilai sudah tidak layak pakai.

“Revitalisasi jaringan pipa distribusi utama ini sudah sangat mendesak. Tingkat kebocoran mencapai 40 persen, dan itu berdampak langsung pada kualitas layanan serta pendapatan perusahaan,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar, Budi Kusmono kepada wartawan, Senin (15/9/2025).

Budi menjelaskan, DPRD telah membahas rencana penyertaan modal sebesar Rp 30 miliar per tahun bersama pihak Perumda Tirta Anom untuk mendukung revitalisasi. Namun, menurutnya, angka tersebut cukup memberatkan APBD Kota Banjar.

“Melihat kondisi fiskal daerah, kami menyarankan agar Perumda Tirta Anom tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga menjajaki kerjasama dengan investor dan mencari dukungan dari pemerintah pusat,” katanya.

Ia mengungkapkan, Perumda Tirta Anom telah melaporkan adanya ketertarikan dari sejumlah investor untuk terlibat dalam pengelolaan air bersih di Banjar. Revitalisasi jaringan pipa dinilai tidak hanya akan meningkatkan efisiensi distribusi air, tetapi juga berpotensi mendongkrak pendapatan perusahaan, sehingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat.

“Kami dari Komisi II siap mendukung pencarian bantuan anggaran dari pemerintah pusat agar program ini bisa berjalan,” kata Budi.

Budi juga mengapresiasi kinerja Perumda Tirta Anom yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan laporan yang diterima DPRD, perusahaan daerah tersebut berhasil mencatat surplus pendapatan hampir Rp 1 miliar pada tahun 2024.

“Dulu minus, sekarang sudah surplus. Ini bukti bahwa ada perbaikan manajemen dan efisiensi,” ujarnya.

“Revitalisasi jaringan air bersih menjadi langkah strategis untuk memastikan layanan publik yang lebih optimal sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui sektor utilitas,” tutupnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement