Ikuti Kami :

Disarankan:

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Ciamis bersama Kelompok Tani Mekar Bakti Panen Raya Jagung Kuartal III

Sabtu, 27 September 2025 | 14:38 WIB
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Ciamis bersama Kelompok Tani Mekar Bakti Panen Raya Jagung Kuartal III
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Ciamis bersama Kelompok Tani Mekar Bakti Panen Raya Jagung Kuartal III. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian L.

Polres Ciamis bersama kelompok tani Mekar Bakti 1 menggelar panen raya jagung kuartal III di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Polres Ciamis bersama kelompok tani Mekar Bakti 1 menggelar panen raya jagung kuartal III di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Panen raya dihadiri Waka Polres Ciamis Kompol Sujana, pejabat utama Polres, Sekretaris Dinas Pertanian Dadan Hardianto, Kabid Tanaman Pangan, Kapolsek Cijeungjing, Danramil, serta kelompok tani setempat.

Kompol Sujana menjelaskan, lahan yang dipanen kali ini seluas satu hektare dengan estimasi produksi 6 hingga 7 ton jagung.

“Target panen jagung di wilayah Polres Ciamis untuk kuartal III ini mencapai 20 ton. Selain panen, kami juga melaksanakan Gerakan Pangan Murah bersama masyarakat,” kata Sujana.

Ia menambahkan, harga jagung telah ditetapkan oleh Bulog agar tetap stabil. “Jagung dengan kadar air 18–20 persen dibeli Rp5.500 per kilogram, sedangkan dengan kadar air 14 persen dan aflatoksin di bawah 50, harganya Rp6.400 per kilogram,” ujarnya.

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Ciamis, Lia Hamidah, menegaskan kebutuhan jagung saat ini masih tinggi dibanding produksi lokal.

Tahun 2025, luas tanam jagung di Ciamis mencapai 2.005 hektare, namun baru 720 hektare yang tertanam. Sisanya akan ditanam pada Oktober hingga Desember dengan produktivitas rata-rata 6 ton per hektare.

“Untuk pemasaran tidak ada kendala karena permintaan masih besar. Harga jagung juga dijaga minimal Rp5.500 per kilogram sesuai standar. Mudah-mudahan dengan tambahan dukungan dari APBD, luas tanam kita bisa meningkat,” tutur Lia.

Melalui panen raya ini, Polres bersama petani berharap produksi jagung di Ciamis dapat meningkat signifikan. Hasil panen tak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement