Ikuti Kami :

Disarankan:

Enam Rumah dan Toko Hangus Terbakar di Singaparna, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Senin, 15 September 2025 | 09:50 WIB
Enam Rumah dan Toko Hangus Terbakar di Singaparna, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Enam Rumah dan Toko Hangus Terbakar di Singaparna, Diduga Akibat Korsleting Listrik.

Kebakaran hebat melanda Kampung Borolong, RT 02/01, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (15/9/2025) dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan empat rumah beserta sebuah toko, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan di bagian atap.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kebakaran hebat melanda Kampung Borolong, RT 02/01, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (15/9/2025) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan empat rumah beserta sebuah toko, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan di bagian atap.

Wakil Ketua Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Ayatulloh Romdoni, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekira pukul 01.00 WIB. Petugas pun segera mengerahkan armada untuk memadamkan api.

"Petugas Damkar berhasil memadamkan kobaran api dengan mengerahkan 5 unit armada, terdiri dari 3 unit milik Damkar, 1 unit BPBD, dan 1 unit milik Tagana," kata Ayatulloh.

Menurutnya, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari sebuah toko bengkel shockbreaker. Api dengan cepat merambat ke rumah dan bangunan lain di sekitarnya karena letaknya saling berdempetan.

Ia menambahkan, kerusakan material cukup signifikan. Sebanyak satu rumah mengalami kerusakan sedang, sementara empat rumah lainnya rusak berat.

"Tidak ada korban jiwa atau luka-luka. Namun 6 keluarga yang terdiri dari 15 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan masjid terdekat akibat kebakaran tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Ps. Panit 2 Reskrim Polsek Singaparna Polres Tasikmalaya, Aipda Dwi Santoso, membenarkan insiden kebakaran tersebut.

"Diduga diakibatkan dari konsleting listrik yang berasal dari bangunan rumah yang dijadikan bengkel shockbreaker yang kosong ditinggalkan kerja, merembet ke rumah warga lain," ujar Aipda Dwi.

Dwi menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Rizki yang kebetulan sedang berada di dekat lokasi. Ia mendengar suara ledakan dari arah bengkel shockbreaker.

"Saksi Rizki bersama warga masyarakat datang ke lokasi sumber suara dan melihat bahwa bengkel shockbreaker milik Iman Kostman sudah dalam keadaan terbakar serta api menyebar ke dua rumah lainnya yang berada di samping bengkel tersebut. Atas kejadian tersebut pihak pemadam dibantu warga berhasil memadamkan api sehingga kebakaran cepat ditangani," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement