Ikuti Kami :

Disarankan:

Gerakan Pangan Murah Polres Banjar Diserbu Warga, Ada yang Antre Sejak Pagi

Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:50 WIB
Gerakan Pangan Murah Polres Banjar Diserbu Warga, Ada yang Antre Sejak Pagi
Gerakan Pangan Murah Polres Banjar Diserbu Warga, Ada yang Antre Sejak Pagi. Foto: NewsTasikmalaya.com/Martin.

Ratusan warga Kota Banjar, Jawa Barat, rela antre sejak pagi untuk membeli sembako murah yang digelar dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) oleh Polres Banjar, Kamis (14/8/2025).

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Ratusan warga Kota Banjar, Jawa Barat, rela antre sejak pagi untuk membeli sembako murah yang digelar dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) oleh Polres Banjar, Kamis (14/8/2025).

Program ini menyediakan paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng, tepung terigu, dan gula pasir seharga Rp80 ribu, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang umumnya di atas Rp100 ribu.

Seorang warga, Enok (74) asal Lingkungan Banjarkolot, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini karena harga yang ditawarkan sangat terjangkau. "Alhamdulillah seneng, saya antre dari pagi. Mudah-mudahan kegiatan ini selalu ada di Banjar," ujarnya.

Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, mengatakan kegiatan ini digelar untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus membantu menjaga keterjangkauan harga pangan pokok. 

“Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI, kita hadirkan sembako seharga Rp80 ribu per paket. Harga ini kita berikan jauh di bawah harga pasar, dan boleh dibeli oleh seluruh masyarakat. Total ada 500 paket yang kami siapkan,” jelasnya.

Polres Banjar bekerja sama dengan Perum Bulog yang menyediakan sekitar 2,5 ton beras lokal untuk memastikan kualitas dan keterjangkauan harga. Selain menjual sembako murah, kegiatan ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta petani lokal untuk memasarkan produk olahan dan hasil pertanian segar langsung kepada warga.

“Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan sembako murah, tapi juga menjadi wadah untuk menggerakkan roda perekonomian UMKM dan petani lokal,” tambah AKBP Tyas.

Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, yang turut hadir, memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan menyebutnya selaras dengan program rutin Pemkot Banjar, yaitu Pasar Hasil Tani yang digelar setiap Selasa. 

“Program ini memberi manfaat ganda: membantu masyarakat mendapatkan sembako murah dan memberi ruang bagi petani serta pelaku UMKM untuk menjual produk mereka langsung. Mudah-mudahan kolaborasi ini terus berjalan, demi meringankan beban masyarakat dan mendukung perekonomian lokal,” ungkapnya.

Ia menegaskan, peringatan HUT Kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan hiburan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung. 

"Semangat gotong royong dan kepedulian sosial inilah yang menjadi roh dari perayaan kemerdekaan, semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi semuanya," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement