TASIKMALAYA, NewsTasikmalya.com - Bhabinkamtibmas Desa Banyurasa, Bripka Ervan, menunjukkan aksi heroiknya dengan membersihkan material longsoran di Jalan Cisinga, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (12/2/2026).
Dalam video berdurasi 33 detik yang diterima Kamis malam, anggota Polsek Cisayong Polres Tasikmalaya Kota itu terlihat hujan-hujanan tanpa jas hujan sambil memindahkan material longsor yang menutupi bahu jalan. Ia juga tampak mengatur arus lalu lintas demi memastikan keselamatan para pengendara.
Aksi tersebut dilakukan untuk membantu pengendara melintas dengan aman dan nyaman, terutama karena saat itu jalur Cisinga diberlakukan sistem buka tutup akibat bencana longsor.
Berdasarkan informasi di lapangan, pembersihan material longsor yang menutup Jalan Cisinga akan dilanjutkan keesokan harinya. Hal ini karena wilayah tersebut kembali diguyur hujan pada Kamis.
Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu (11/2/2026) malam mengakibatkan tebing setinggi sekitar 40 meter dengan panjang 30 meter longsor dan menutup badan Jalan Cisinga atau yang dikenal sebagai Jalan Baru.
Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat sempat tidak dapat melintas. Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya, TNI-Polri, Tagana, dan unsur lainnya sejak malam hingga pagi hari terus melakukan pembersihan. Alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat evakuasi material longsoran.
"Kalau untuk melintas jalan sini InsyaAllah sudah bisa dilintas, cuma hanya sistem buka tutup," kata Kapolsek Cisayong Polres Tasikmalaya Kota, AKP Hasan Basri.
Hasan menjelaskan, proses evakuasi material masih terus dilakukan sambil menunggu dump truck untuk mengangkut tanah longsor. Ketebalan material yang menutup jalan diperkirakan mencapai 5 meter.
"Hari ini akan dilakukan evakuasi longsoran sambil menunggu dumptruk pengangkut untuk membuang material longsor, ini akan kita maksimalkan material longsor ini kita dorong ke samping dulu, sehingga arus lalu lintas kita tidak menggunakan sistem buka tutup," ungkapnya.
Ia menambahkan, terdapat tiga titik longsor di wilayah hukumnya yang masih dalam penanganan.
"Imbauan kepada pengguna jalan tetap berhati-hati, karena intensitas belum bisa diprediksi dan cukup tinggi," pungkasnya.