Ikuti Kami :

Disarankan:

Hujan Lebat Picu Longsor di Petak Maswati-Sasaksaat, Perjalanan KA Ciremai Semarang-Bandung Terhambat

Rabu, 01 April 2026 | 20:46 WIB
Hujan Lebat Picu Longsor di Petak Maswati-Sasaksaat, Perjalanan KA Ciremai Semarang-Bandung Terhambat
Hujan Lebat Picu Longsor di Petak Maswati-Sasaksaat, Perjalanan KA Ciremai Semarang-Bandung Terhambat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan KA Ciremai relasi Semarang Tawang-Bandung, Rabu (1/4/2026). Gangguan ini disebabkan oleh adanya longsoran tanah yang menutup petak jalan antara Stasiun Maswati dan Stasiun Sasaksaat.

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan KA Ciremai relasi Semarang Tawang-Bandung, Rabu (1/4/2026). Gangguan ini disebabkan oleh adanya longsoran tanah yang menutup petak jalan antara Stasiun Maswati dan Stasiun Sasaksaat.

Perjalanan KA Ciremai terpaksa berhenti sementara di KM 142+8/9 akibat material longsor yang dipicu oleh hujan lebat dengan intensitas tinggi serta kondisi alam di lokasi kejadian.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama dalam penanganan insiden ini.

"Petugas tanggap darurat KAI Daop 2 Bandung sudah berada di lokasi untuk melakukan proses penanganan dan evakuasi material longsor. Saat ini, petak jalan Maswati-Sasaksaat terhalang dan belum dapat dilalui oleh rangkaian kereta api," ujar Kuswardojo dalam keterangan resminya.

Pihak KAI Daop 2 Bandung terus melakukan upaya maksimal agar jalur tersebut dapat segera dibersihkan dan perjalanan kereta api kembali normal secepat mungkin. Penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan maupun di stasiun.

"Kami akan terus memperbarui perkembangan situasi melalui kanal resmi perusahaan. Penanganan maksimal sedang dilakukan agar operasional KA kembali pulih," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim teknis masih berjibaku di lokasi untuk menyingkirkan material tanah yang menutupi rel guna memastikan jalur aman untuk dilintasi kembali.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement