Ikuti Kami :

Disarankan:

IJTI Galuh Raya Kecam Oknum yang Mengaku Wartawan dan Lakukan Intimidasi Narasumber di Ciamis

Selasa, 25 November 2025 | 15:35 WIB
IJTI Galuh Raya Kecam Oknum yang Mengaku Wartawan dan Lakukan Intimidasi Narasumber di Ciamis
IJTI Galuh Raya Kecam Oknum yang Mengaku Wartawan dan Lakukan Intimidasi Narasumber di Ciamis.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya menyampaikan pernyataan sikap terkait maraknya tindakan tidak etis yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan diri sebagai wartawan untuk kepentingan pribadi di Kabupaten Ciamis.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya menyampaikan pernyataan sikap terkait maraknya tindakan tidak etis yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan diri sebagai wartawan untuk kepentingan pribadi di Kabupaten Ciamis.

Ketua IJTI Galuh Raya, Yosep Trisna, menegaskan bahwa perbuatan intimidatif terhadap narasumber merupakan pelanggaran berat dan mencederai martabat profesi jurnalistik.

“Profesi jurnalis adalah profesi mulia yang menuntut integritas, kejujuran, serta tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kepada publik. Namun, kami menyesalkan masih adanya oknum yang mengatasnamakan diri sebagai wartawan untuk mencari keuntungan pribadi dengan melakukan intimidasi terhadap narasumber,” ujar Yosep dalam keterangan resminya, Selasa (25/11/2025).

IJTI menilai praktik tersebut tidak hanya mencoreng reputasi media, tetapi juga dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pers. Yosep mengingatkan bahwa setiap jurnalis wajib bekerja secara profesional dan mematuhi kode etik.

“Etika jurnalistik menegaskan bahwa jurnalis dilarang memanfaatkan profesinya untuk kepentingan pribadi, apalagi dengan menekan atau mengintimidasi pihak tertentu,” tambahnya.

IJTI Galuh Raya mengajak seluruh insan pers untuk menjaga integritas, sementara masyarakat diminta melapor jika menemukan oknum yang menyalahgunakan identitas wartawan.

“Kami percaya wartawan sejati adalah mereka yang berkontribusi bagi kemajuan daerah melalui karya jurnalistik yang objektif, berimbang, dan berkualitas. Semoga komitmen bersama ini dapat memperkuat marwah pers dan menghadirkan jurnalisme yang sehat, beretika, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah,” tutup Yosep.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement