Ikuti Kami :

Disarankan:

Imam Masjid Tewas Tertabrak Kereta di Banjar, Warga Soroti Perlintasan Tanpa Palang

Minggu, 27 Juli 2025 | 16:04 WIB
Watermark
Imam Masjid Tewas Tertabrak Kereta di Banjar, Warga Soroti Perlintasan Tanpa Palang. Foto: NewsTasikmalaya.com/Martin.

Seorang imam masjid di Kota Banjar, Jawa Barat, bernama Ihun (60), tewas usai tertabrak Kereta Api Kutojaya Selatan pada Minggu (27/7/2025) siang. Insiden tragis ini terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di Dusun Balokang, Kecamatan Banjar, pada pukul 13.32 WIB.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Seorang imam masjid di Kota Banjar, Jawa Barat, bernama Ihun (60), tewas usai tertabrak Kereta Api Kutojaya Selatan pada Minggu (27/7/2025) siang. Insiden tragis ini terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di Dusun Balokang, Kecamatan Banjar, pada pukul 13.32 WIB.

Menurut Kepala Desa Cibeureum, Yayan, korban merupakan warga Dusun Cibonte, Kelurahan Situ Batu, dan dikenal sebagai sosok yang aktif di lingkungan tempat tinggalnya.

"Korban ini warga Dusun Cibonte Kelurahan Situ Batu, samping sekolah MI (Madrasah Ibtidaiyah) disana," katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

Yayan menambahkan, Ihun sering menjadi imam salat di masjid kampungnya. Bahkan, pada pagi hari sebelum kejadian, almarhum sempat menjadi imam salat subuh.

"Tadi saja subuh dia jadi imam, ya Allah," ucapnya.

Selain sebagai imam masjid, Ihun juga dikenal sebagai pedagang mainan. Ia biasa berjualan di sekitar Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum, yang letaknya tak jauh dari lokasi kecelakaan.

"Iya dari informasi sih Pak Ihun ini tadi ke sini, terus pulang ke rumah. Kemudian ke sini lagi, katanya mau membantu pekerjaan untuk tempat jualannya di dekat pesantren di sini," jelas Yayan.

Seorang warga bernama Atun yang berada di lokasi kejadian menyebut korban terseret kereta sejauh sekitar 10 meter. Sepeda motor yang dikendarai korban juga mengalami kerusakan parah akibat benturan keras.

"Ada sekitar 10 meteran, motornya juga rusak parah," katanya.

Atun juga menyoroti kondisi perlintasan kereta api di lokasi kejadian yang tidak dilengkapi palang pintu. Ia menyebut bahwa kecelakaan serupa kerap terjadi di titik tersebut.

"Di sini memang rawan, sering ada kejadian," ujarnya.

Peristiwa ini menyita perhatian warga sekitar. Banyak orang berdatangan untuk melihat langsung lokasi kejadian. Sementara itu, pihak kepolisian telah menangani insiden tersebut dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Kota Banjar untuk penanganan lebih lanjut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement