Ikuti Kami :

Disarankan:

Ini Target Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Riki Kustiawan: Pelanggar Akan Ditilang

Senin, 02 Februari 2026 | 10:19 WIB
Watermark
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Riki Kustiawan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Heru Rukanda

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai dari 2 Februari - 15 Februari 2026.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai dari 2 Februari - 15 Februari 2026. 

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Riki Kustiawan menyampaikan, bahwa jumlah anggota yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026 sebanyak 85 personel.

"Pada intinya kita ingin masyarakat khususnya pengendara kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota lebih tertib dan bisa menaati aturan lalu lintas," ujar AKP Riki.

Ia menambahkan, target dari Operasi Keselamatan Lodaya 2026 ini di antaranya, pengendara melawan arus, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan sabuk pengaman, melaju di atas batas kecepatan, bermain hp saat berkendara, tidak menggunakan helm SNI, kendaraan tanpa TNKB dan berknalpot brong.

"Selama operasi ini tindakan yang kita laksanakan adalah preventif 40 persen, preemtif 40 persen, dan refresif 20 persen," ucapnya. 

AKP Riki menegaskan, tindakan refresif dibagi menjadi dua bagian. Sebanyak 95 persen dilakukan dengan tilang elektronik. "Kita punya ETLE Handheld atau portabel, dan lima persen lagi menggunakan tilang manual di mana pelanggar diberi surat tilang oleh perwira yang berwenang," tegasnya. 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement